Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali Nekat Berangkatkan Atlet Hamil ke PON Jabar, Ini Penjelasan Ketua KONI

Keputusan ini ditetapkan setelah KONI Bali menggelar pertemuan bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali.

Penulis: Ady Sucipto | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
kompasimage
Pasangan pesilat Bali, Sangayu Sidan Wilantari (atas) dan Ni Made Dwiyanti, menyabet medali emas pada final nomor ganda putri PON XVII Riau. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali memutuskan tetap memberangkatkan atlet pencak silat Ni Made Dwiyanti yang diketahui hamil empat bulan ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat.

Keputusan ini ditetapkan setelah KONI Bali menggelar pertemuan bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali.

“Kesimpulan akhir, kami akan tetap memberangkatkan Ni Made Dwiyanti, setelah kami mendapatkan informasi dan data fakta dari semua pihak,” ucap Ketua KONI Bali Ketut Suwandi dalam jumpa pers kepada awak media di ruang KONI Bali di Denpasar, Senin (22/8/2016).

Suwandi mengatakan, keputusan untuk memberangkatkan atlet tersebut murni berdasarkan keinginan semua pihak tanpa ada unsur paksaan dari siapa pun.

“Ini murni keinginan semua pihak, ini sudah kajian semua pihak. Dan atlet sudah membuat surat pernyataan, bahwa mereka dengan sendirinya menyatakan ingin sepenuhnya membela Bali,” ujarnya.

Meski keputusan ini mengundang risiko sangat besar, KONI Bali bersama IPSI Bali siap untuk pasang badan jika nantinya ada persoalan terhadap keselamatan atlet tersebut.

“Tapi seandainya ada sesuatu nantinya terjadi, tapi ini tidak kita harapkan, KONI Bali dalam hal ini akan bertanggung jawab,” tegasnya.

Senada dengan KONI Bali, Ketua IPSI Bali Dewa Bagus Made Suharya menegaskan, pihaknya memastikan secara medis atlet bersangkutan sudah mendapatkan rekomendasi dari dokter ahli.

Selain itu, kata dia, semangat Dwiyanti tak terbendung demi memberikan yang terbaik bagi Bali.

“Kami katakan secara pandangan medis juga sudah dapat, atlet yang bersangkutan juga punya motivasi tinggi untuk tetap maju,” kata Suharya.

Suharya menambahkan, IPSI Bali mendukung keberangkatan Dwiyanti ke PON Jabar.

”Kami tidak memaksakan tapi betul-betul si atlet ingin berangkat memperjuangkan Bali. Tentunya kita dukung dan mendoakan atlet sehat dan janinnya juga sehat,” ucapnya.

Dwiyanti turun di nomor seni berpasangan dengan Sang Ayu Ketut Sidan Wilantari.

Pasangan nomor ganda putri ini merupakan atlet andalan Bali untuk meraih medali emas di PON Jabar, 17-29 September mendatang.

Keduanya memang sarat prestasi.

Masing-masing dua kali meraih emas PON yakni di PON Kaltim dan PON Riau, serta di Kejuaraan Dunia dua kali yakni di Jakarta tahun 2010 dan Bangkok tahun 2012.

Emas lainnya di SEA Games Jakarta 2011 dan SEA Games Myanmar 2013. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved