Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Indonesia Soccer Championship 2016

Suporter Bali United North Side Boys 12 Si Pengguncang Tribun Utara Stadion Dipta

Kibasan Sayap "Jalak Bali" Menggetarkan Stadion Kapten Dipta

Penulis: Rizki Laelani | Editor: Rizki Laelani
tribun bali/rizal fanany
TERBESAR - Koreo terbesar yang dilakukan fans Bali United North Side Boys 12 di tribun timur Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar saat Persija Jakarta kontra Bali United, Jumat (26/8) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - "Ayo majulah Bali United. Ayo berjuang Bali United. Ooohhhh. Bali United selamanya." Tak pernah berhenti petikan yel-yel tadi dinyanyikan ribuan suporter Bali United, North Side Boys 12 (NSB 12).

Tak pernah mati ide. Inovasi yang terus digencarkan suporter NSB 12 di tribun utara. Bervariasinya gerakan maupun lagu, ternyata membuahkan hasil.

Datang dengan semangat membara, mendukung tim kebanggaan dengan totalitas, bersatu di tribun menjadi tenaga besar bagi Bali United.

Menggiring seluruh pecinta sepakbola Bali. Tanpa ada sekat kepengurusan, tak ada ketua atau koordinator. Anda ingin bernyanyi, berjingkrak, dan teriak bisa bergabung bersama NSB 12 tanpa harus menjadi anggota.

Meski tak ada ketua atau koordinator, NSB 12 berusaha untuk menciptakan aksi yang unik dan fresh di setiap laga Bali United. Satu komando.

Di lapangan hanya bernyanyi dan mendukung Bali United, tak ada lagu rasis, tak ada anarkis, dan selalu semangat. Terbaru saat Bali United menghadapi Persija di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (26/8/2016).

Mereka membuat koreo tiga dimensi bertema maskot Bali, Burung Jalak Bali. Properti maskot itu sudah disiapkan dan dikerjakan beberapa hari sebelumnya.

Semua mata tertuju pada aksi koreo ribuan suporter "tak bertuan" ini. Terbentang spanduk besar di depan tribun utara. Spanduk itu bertuliskan "Bali United FC, The Beginning Of History." Di tambah lagi jumlah suporter mereka memenuhi tribun dan terus bertambah.

Tidak hanya burung Jalak, dua properti besar berbentuk gapura dibangun di sisi kiri kanan. Gapura sebagai pintu masuk memulai kisah sepakbola di Bali.

Maskot burung jalak mengenakan jersey Bali United nomor punggung 12 warna merah kombinasi putih juga berjalan mengelilingi lapangan. Dia melambaikan tangan kepada semua penonton di stadion. Fans Bali United menyambut tepuk tangan maskot ini.

Maskot ini juga menjadi pemandu di depan tribun utara. Dia berjoget hingga laga berakhir seakan menjadi dirigen. Semua pemain dan pelatih takjub dengan bentuk dukungan ini. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved