Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Raibnya Uang Setengah Miliar di SMKN 1 Denpasar, Polisi Dalami Kemungkinan Keterlibatan Orang Dalam!

Kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam tidak dapat ditepikan, mengingat pencuri yang berjumlah 4 orang tidak mencongkel paksa ruangan lain

Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sehari pasca kasus pencurian uang di brankas SMKN 1 Denpasar, pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar masih terus melakukan penyelidikan.

Seperti diketahui uang yang dicuri sebesar Rp 512 Juta.

Hingga Kamis (29/9/2016), polisi mendalami segala kemungkinan-kemungkinan, termasuk adanya peran keterlibatan orang dalam pada kasus ini.

Kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam tidak dapat ditepikan, mengingat pencuri yang berjumlah 4 orang tidak mengobrak-abrik atau mencongkel paksa ruangan lain selain ruang brankas penyimpanan uang.

Hebatnya lagi, pencuri yang masuk melalui jendela dapat menebak dengan tepat ruangan tempat lokasi brankas disimpan.

Meski banyak jendela berjejer di sepanjang koridor belakang lantai II.

Tentunya bagi orang awam yang baru pertama kali datang ke sekolah kejuruan teknik itu akan sulit mengetahui di mana letak ruangan tempat brankas disimpan.

Kecuali jika pelaku sudah mengetahui terlebih dahulu ruangan tempat brankas disimpan.

Saat pencurian dilakukan pun kondisi ruangan dalam situasi gelap gulita sehingga tidak dimungkinkan melihat brankas dari luar jendela.

Selain itu, pencuri beraksi sehari setelah sejumlah pegawai menyimpan tambahan uang pada brankas.

Gerak-gerik salah seorang pencuri yang membelokkan arah sorot kamera CCTV di halaman samping selatan sekolah juga terasa janggal.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan kasus pencurian ini masih dalam penanganan pihaknya.

Ditanya terkait adanya kemungkinan keterlibatan orang dalam, perwira asal Sumatera Utara ini hanya mejawab jika pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Masih kita dalami,” ujar Kompol Reinhard.

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved