Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Masyarakat Rusia Kagumi Benda Seni Indonesia Juga Rangda Bali

Di sudut lain museum ada pula koleksi topeng wayang orang Jawa, ukiran patung singa abad 19 asal Bali, patung dewa Hindu, gendang topeng Rangda, dll.

Editor: Kander Turnip
istimewa
Dubes Indonesia untuk Rusia dan Belarusia Muhammad Wahid Supriyadi (kanan) memberi penjelasan kepada warga Rusia, di Festival Indonesia di Moskow, Rusia, Minggu (21/8/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, LONDON - Sebagian masyarakat Rusia ternyata mengagumi benda-benda seni Indonesia, termasuk lukisan karya Djoko Pekik, Basuki Resobowo, A Rustamaji, Rustamadji, Ichi Tarmizi, Lili Cecep, Kunsoyono, dan Nazir Bondan yang berhasil direstorasi dalam pameran "Novaya Zijn Zivopis Indanyezii" (A New Life of Indonesian Painting) di museum Seni Oriental di Moskow.

Lukisan-lukisan tersebut merupakan bagian dari 33 lukisan yang dihadiahkan pengamat Indonesia, Prof Vilen Sikorskiy dan Natalia Chevtaikina kepada museum Oriental Art pada tahun 2008 dan 2014, demikian keterangan dari KBRI Moskow yang diterima Antara London, Sabtu (1/10/2016).

Dubes RI untuk Rusia dan Belarusia, Wahid Supriyadi menyatakan gembira sekaligus terharu menyaksikan banyaknya warga Rusia yang mengapresiasi tinggi lukisan dan berbagai benda seni asal Indonesia di sini.

"Hal ini tentunya turut memberikan kontribusi bagi hubungan bilateral RI-Rusia yang semakin bervariasi," ujarnya.

Sementara itu Prof Sikorskiy mengatakan sebagian lukisan awalnya dimiliki Dubes RI untuk Sri Lanka, Harmain Rusdi yang tahun 1962 mengadakan pameran di Kolombo.

Setelah peristiwa 1965, Dubes Rusdi menetap di Uni Soviet dan menghadiahkan lukisannya kepada teman-teman Rusia.

Sebagian lagi diberikan mahasiswa ikatan dinas (mahid) yang setelah peristiwa tersebut menyebar entah kemana.

Kondisi lukisan cat minyak yang sudah berusia lebih setengah abad tersebut banyak yang rusak dan cat mengelupas namun berkat kerja keras selama lima tahun restorator museum I Solovyev dan IF Kuznetsov, lukisan tersebut berhasil dihidupkan kembali sehingga dapat dipamerkan kepada publik.

Lukisan-lukisan tersebut umumnya menggambarkan sosok manusia pedesaan dalam berbagai aktivitas.

Selain lukisan, museum Seni Oriental juga mengoleksi berbagai benda seni asal Indonesia, di antaranya keris dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera abad 17 hingga 19, Koleksi kain batik tulis peninggalan abad 19 dan 20, koleksi tokoh wayang kulit Jawa seperti Antaboga, Semar, dan tokoh lain dalam epic Ramayana dan Mahabharata.

Di sudut lain museum ada pula koleksi topeng wayang orang Jawa, ukiran patung singa abad 19 asal Bali, patung dewa Hindu, gendang topeng Rangda, dan berbagai benda seni asal Indonesia lainnya yang dipamerkan museum sepanjang tahun.

Sebelumnya salah satu museum terkenal di Moskow yaitu Museum Darwin, juga menunjukkan berbagai koleksi benda seni asal Indonesia. (*)

Penulis: Zeynita Gibbons

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved