Sebelum Penangkapan di Bali, DJ Katty Sudah Diincar Intelijen
Katty berharap para fans-nya terus mencintainya, bukan hanya dari fisik saja tapi dari apa yang sudah dikerjakannya dengan tulus.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kepada Tribun Bali, Disc Jockey (DJ) Katty Butterfly mengatakan bahwa dirinya mendapatkan tawaran sebagai penari (dancer) di Indonesia sekitar 4 tahun yang lalu, dan diambilnya.
Sejak itu, Katty yang bernama asli Poltee Kattarey, cukup kerap pulang-pergi Indonesia-Thailand.
Baca: DJ Seksi Asal Thailand Tampil Pertama Kali di Kuta Bali Ditangkap
Baca: Seksi dan Enerjik, Begini Penampilan DJ Katty di Kuta, Lepas Kain Pantai
Cewek kelahiran 29 Oktober 1988 ini berasal dari Bangkok, ibukota Thailand.
Karena akrab dengan dunia diskotik, Katty mulai kerap mendapat bisikan dari teman-teman dekat dan para penghobi hiburan malam untuk menerjuni profesi sebagai DJ.
Mereka beralasan, Katty memiliki bakat dan kemampuan untuk memainkan turn table.
Katty pun tergerak dan memutuskan belajar menjadi seorang DJ selain masih menjadi dancer.
Dengan cepat ia mulai mempelajari seluk-beluk per-DJ-an, sampai akhirnya Katty beralih profesi menjadi seorang Female DJ.
Kadang Katty juga mendapatkan tawaran show di negara-negara lain.
Namun baru sekitar 6 bulan yang lalu, Katty mulai lebih lama tinggal di Indonesia.
“Saya sangat sangat suka dengan Indonesia, apapun saya suka dengan negara ini. Saya lahir di Thailand dan menurut saya Indonesia dan Thailand mempunyai kemiripan. Namun Indonesia sudah jadi sangat spesial untuk saya,” tuturnya kepada Tribun Bali.
Ia belum lama ini mengeluarkan track terbaru yang berjudul “Spicy” yang berkolaborasi dengan Radio Nin3.
Pada saat tampil di sebuah klub malam di Kuta, ia pun membawakan track tersebut dan respon fans-nya positif.
Katty berharap para fans-nya terus mencintainya, bukan hanya dari fisik saja tapi dari apa yang sudah dikerjakannya dengan tulus.
Pada saat diamankan petugas Imigrasi Ngurah Rai kemarin, Katty tidak terlihat shock, takut atau cemas.
Sosok yang disebut-sebut mirip artis Jepang, Miyabi, ini malah terlihat rileks.
Ia bahkan senyum-senyum bareng petugas imigrasi.
Katty pun berbicara sedikit-sedikit dalam bahasa Indonesia, namun belum banyak kosakata yang ia pahami.
“Saya bisa bahasa Indonesia tapi tidak banyak. Kalau orang berbicara dengan saya pakai bahasa Indonesia, saya paham sedikit-sedikit maksudnya,” ucap wanita asal Bangkok tersebut kepada Tribun Bali.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Keimigrasian (Dir Lantaskim) Direktorat Jenderal Imigrasi, Maryoto Sumadi kepada Tribun Bali menjelaskan, operasi terhadap Warga Negara Asing (WNA) dilakukan secara rutin.
Kegiatan operasi berdasarkan hasil kegiatan intelijen.
“Operasi seperti ini rutin. Tidak hanya di Bali, kota-kota besar lain juga menjadi target. Demikian juga di daerah yang banyak proyek pertambangan, minyak atau gas, pembangunan insfrastruktur,” kata Maryoto, kemarin.
Menurutnya, adanya kebijakan bebas visa peningkatan jumlah WNA yang masuk ke Indonesia.
Ada beberapa WNA yang melanggar, yaitu melakukan kegiatan di Indonesia tidak sesuai dengan visa atau izin tinggal yang dimiliki, sehingga melakukan penyalahgunaan izin tinggal.
“Visa yang dimiliki yang bersangkutan kategori Bebas Visa Kunjungan. Namun di lapangan melakukan kegiatan dagang di pelosok daerah, atau bekerja sebagai DJ, model, kegiatan entertainment lainnya,” jelas Maryoto.
“Juga yang bersangkutan memiliki visa kunjungan, tapi di lapangan bekerja di perusahan-perusahaan atau pabrik. Jika pelanggarannya menyangkut pidana umum, maka diserahkan ke Polri,” kata dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dj-katty-butterfly-seksi_20161031_092327.jpg)