Banjir Genangi Sepanjang Jalan Gunung Salak Imbas Hujan Semalam
Bahkan, air yang meluap mengakibatkan proyek yang dikerjakan di perbatasan Kabupaten Badung dan Denpasar itu luluh lantak.
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Hujan deras yang yang terjadi sejak Kamis malam kemarin membuat air drainase sepanjang Jalan Gunung Salak, Denpasar, Bali meluap danmenggenangi sepanjang jalan, Jumat (4/11/2016).
Bahkan, air yang meluap mengakibatkan proyek yang dikerjakan di perbatasan Kabupaten Badung dan Denpasar itu luluh lantak.
"Hujannya dari jam 7 malam kemarin sampai subuh tiada henti. Airnya meluap. Mobil-mobil pada mogok. Memang setiap hujan pasti banjir di sini," kata Wayan Sumiati, warga Jalan Gunung Salak Utara, Kerobokan, Badung, ini kepada Tribun Bali.
Hingga pukul 10.00 wita, air drainase masih meluap ke badan jalan yang sedang dalam proses pengaspalan.
Sebuah alat berat tampak mengeruk material drainase dan terpaksa mengangkat besi-besi proyek untuk mengangkat sampah yang tersumbat.
Pihak kontraktor proyek belum bisa dimintai keterangan.
Ia terlihat panik mondar mandir sembari terus mengeluh akibat banyak material proyek yang lepas akibat banjir itu.
"Saya hanya pelaksana, kalau info lebih lanjut silakan tanya Dinas PU Badung," kata salah satu mandor proyek.
Dari informasi yang terpajang di ujung utara proyek ini, nilai proyek yang sudah dikerjakan sejak 28 Maret 2016 sebesar Rp 17 Miliar dengan waktu pengerjaan 240 hari.
Proyek ini dikerjakan menggunakan APBD Pemkab Badung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gunung-salak-tergenang_20161104_114909.jpg)