Polisi Sebut Mario Teguh Akhirnya Akui Kiswinar Adalah Anaknya

Semua pernyataan yang dilontarkan oleh Mario dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh penyidik.

Polisi Sebut Mario Teguh Akhirnya Akui Kiswinar Adalah Anaknya
David Oliver Purba/Akhdi Martin Pratama
Mario Teguh dan Ario Kiswinar 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa motivator, Mario Teguh, pada Kamis (3/11/2016) lalu.

Mario diperiksa terkait laporan Ario Kiswinar dan ibu dari Ario, Aryani Sunarto.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto mengatakan, dari pemeriksaan selama 6 jam tersebut, Mario mengakui bahwa Kiswinar adalah anak dari pernikahannya dengan Aryani.

"Pak Mario Teguh mengatakan bahwa si Ario Kiswinar adalah putra dari hasil perkawinan dia dengan Bu Aryani," ujar Budi ketika dikonfirmasi di Jakarta, Senin (14/11/2016).

Budi menjelaskan, pada pemeriksaan itu, Mario ditanyai sebanyak 41 pertanyaan oleh penyidik.

Pertanyaan tersebut seputar pernyataan Mario di salah satu stasiun televisi swasta yang dianggap Kiswinar dan Aryani telah mencemarkan nama baiknya.

Dalam pemeriksaan tersebut, semua pernyataan yang dilontarkan oleh Mario dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh penyidik.

"Pokoknya dalam BAP dia menyampaikan bahwa Ario Kiswinar itu anak antara Mario Teguh dan Aryani, mengakui," ucap Budi.

Meski Mario telah mengakui Kiswinar merupakan anak dari pernikahannya, lanjut Budi, penyidik tetap akan melakukan tes DNA.

Budi mengatakan, hasil tes DNA tersebut baru akan keluar pada awal Desember 2016.

Mario telah menjalani tes DNA di Disasater and Victim Identification (DVI) pada 8 November 2016 lalu.

"Kita harus buktikan itu dengan DNA, di samping karena kedua pihak memang meminta tes DNA," kata Budi.

Ario Kiswinar melaporkan Mario Teguh ke Polda Metro Jaya pada Rabu (5/10/2016) lalu.

Ario dan ibunya, Aryani Sunarto, melaporkan Mario karena merasa telah difitnah dan dicemarkan nama baiknya oleh Mario. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved