Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

PARADE FOTO: 100 Penumpang Kereta Tewas Terperangkap di Reruntuhan Gerbong

Kecelakaan maut terjadi di wilayah utara India, Minggu (20/11/2016) dini hari. Sedikitnya 100 orang tewas setelah kereta api sarat penumpang anjlok...

Editor: Irma Yudistirani
AFP
Sejumlah petugas penyelamat mengevakuasi korban di reruntuhan kereta yang tergelincir di dekat Pukhrayan distrik Kanpur, Minggu (20/11/2016). Insiden ini menewaskan sekitar 100 orang dan ratusan penumpang lainnya luka-luka. 

TRIBUN-BALI.COM, INDIA - Kecelakaan maut terjadi di wilayah utara India, Minggu (20/11/2016) dini hari.

Sedikitnya 100 orang tewas setelah kereta api sarat penumpang anjlok.

Sebagian besar korban tewas terperangkap di reruntuhan kereta api.

Dilansir dari AFP, kecelakaan terjadi saat para penumpang tengah tidur.

India
Sejumlah petugas penyelamat mengevakuasi korban di reruntuhan kereta yang tergelincir di dekat Pukhrayan distrik Kanpur, Minggu (20/11/2016). Insiden ini menewaskan sekitar 100 orang dan ratusan penumpang lainnya luka-luka. (AFP)

Saksi mendengar ledakan keras saat peristiwa nahas tersebut terjadi.

“Kami bangun saat mendengar suara keras pagi ini. Itu masih gelap dan suara yang memekakkan telinga,” ujar seorang penumpang.

“Saya beruntung masih hidup. Ini adalah pengalaman yang dekat dengan kematian,” tambah dia.

Seorang mahasiswa, Nikita Trivedi mengaku menjadi penumpang kereta api bersama keluarga.

India
Sejumlah petugas penyelamat mengevakuasi korban di reruntuhan kereta yang tergelincir di dekat Pukhrayan distrik Kanpur, Minggu (20/11/2016). Insiden ini menewaskan sekitar 100 orang dan ratusan penumpang lainnya luka-luka. (AFP)

Mereka berangkat dari kota Patna.

Usai kejadian maut itu, Nikita menyebut tidak bisa melupakan peristiwa tersebut.

“Saya belum pernah melihat sesuatu seperti ini dalam hidup saya sebelumnya,” katanya.

Daljit Singh Chawdary, pejabat kepolisian setempat mengemukakan, kecelakaan ini membuat rumah sakit siaga.

Sebab, sekitar 30 unit mobil ambulans dikerahkan ke lokasi kecelakaan.

India
Sejumlah petugas penyelamat mengevakuasi korban di reruntuhan kereta yang tergelincir di dekat Pukhrayan distrik Kanpur, Minggu (20/11/2016). Insiden ini menewaskan sekitar 100 orang dan ratusan penumpang lainnya luka-luka. (AFP)

“Saat ini polisi, para dokter, dan anggota badan tanggap darurat nasional (NDRF). Operasi penyelamatan masih berlangsung,” ucap Daljit.

Siaran televisi lokal memperlihatkan tim penyelamat mencoba mengeluarkan para korban dari himpitan gerbong yang hancur, sementara koper dan barang bawaan lain terserak di lokasi bencana.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved