Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Masyarakat Bali Diminta Tidak Ikut ke Jakarta untuk Aksi 212

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, juga berharap agar aksi 212 merupakan doa bersama.

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Harian Warta Kota/henry lopulalan
MASA DEMO - Ribuan Massa pendemo anti Ahok bergerak ke arah patung kuda ketika melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, kembali menyampaikan harapannya agar masyarakat Bali tidak pergi ke Jakarta untuk ikut aksi 212.

Alasannya, aksi itu hanya akan memecah belah kerukunan di Bali.

Baca: Aksi 212 Besok, 100 Ribu Pengusaha Keluar dari Jakarta, Bali Jadi Pilihan

Baca: Cok Ace Akui Sejumlah Koleganya Bakal Datang ke Bali Besok, Apakah Terkait Aksi 212?

“Kalau doa bersama, saya pribadi saya sangat setuju, tetapi kalau aksi walaupun disebut demo damai, aksi damai, kalau melibatkan massa saya tetap tidak setuju. Bagaimana pun itu akan sangat sulit dan akan ditunggangi. Dari Bali kita semuanya pimpinan daerah di FKUB menghimbau tidak ada yang berangkat, tidak ada yang ikut-ikutan ke Jakarta,” jelasnya.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, juga berharap agar aksi 212 merupakan doa bersama.

Karena ini juga akan turut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Seperti yang disepakati bahwa itu bukan demo tetapi itu doa bersama, mudah-mudahan doa. Sekarang Bali aman, damai, kondusif, rukun tidak ada apa-apa jadi mari kita jaga, karena tidak ada Tuhan miliknya agama ini, Tuhan satu, Ketuhanan Yang Maha Esa,” jelas mantan Kapolda Bali ini.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved