Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tradisi Seksual Paling Ekstrim Di Dunia, Mengerikan hingga Menjijikkan

Namun sepertinya tujuan tersebut sedikit bertentangan jika menyadari bahwa tradisi yang berkaitan justru seolah merusak “aset” milik mereka.

Editor: Eviera Paramita Sandi
net
Tradisi Mardudjara – Suku Aborigin 

TRIBUN-BALI.COM-Tradisi adalah aktivitas sosial yang tak akan pernah bisa lepas dari kehidupan masyarakat.

Bentuknya pun bermacam-macam, mulai dari cara berbahasa, berpakaian, makan, pernikahan bahkan tradisi seksual dan lain sebagainya.

Masing-masing tradisi pun biasanya lahir buah dari peristiwa-peristiwa unik atau kepercayaan leluhur terhadap sesuatu hal yang kemudian diwariskan dan dilestarikan kepada generasi penerusnya secara turun temurun.

Di Indonesia sendiri, tiap daerah memiliki budaya tradisi yang beraneka ragam.

Hal ini bisa dipengaruhi oleh lingkungan geografis, status sosial dan lain sebagainya.

Tradisi tersebut pun juga diperkenalkan sebagai suatu hal yang bermacam-macam.

Baca: Misteri Hantu ‘Si Manis Jembatan Ancol’ Yang Datangi Mbah Broto, Ini Permintaannya

Baca: Legenda Mak Lampir, Kisah Cinta Putri Cantik Yang Tak Terbalas

Ada beberapa daerah yang menganggap suatu tradisi hanyalah sebagai bentuk warisan budaya dari nenek moyang dan ada juga yang meyakini bahwa tradisi adalah sesuatu yang wajib dilakukan sebagai bagian dari sarana kehidupan.

Baca: Fenomena 7 Ritual Pesugihan Mencari Kekayaan, Hingga Rela Berhubungan Badan Dengan Setan

Dan inilah daftar tradisi seksual paling ekstrim suku-suku di dunia versi anehdidunia.com.

Tradisi Mardudjara – Suku Aborigin (Australia)

Suku Aborigin adalah suku penduduk asli yang berasal dan hanya hidup di Australia. Meskipun populasi mereka saat ini sudah sangat kecil, namun ternyata tidak ada yang lupa dengan tradisi unik nan ekstrim yang dimiliki oleh suku berkulit hitam ini.

Tradisi tersebut tak lain adalah tradisi seksual yang diterapkan oleh Suku Aborigin dan diberi nama Mardudjarna.

Tradisi Mardudjarna adalah tradisi dimana para pria Suku Aborigin akan dipotong kemaluannya.

Tradisi ini sangat jauh berbeda dengan tradisi khitan, karena Mardudjarna bisa dibilang jauh lebih ekstrim.

Alat vital tiap pria Suku Aborigin akan disunat memanjang hingga sampai pada bagian scrotum (kulit bagian bawah Mr.P yang berfungsi sebagai pembungkus testis).

Membayangkannya saja sudah bisa membuat bulu kuduk merinding.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved