Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Indonesian Soccer Championship 2016

Arema Cronus Nilai Vidakovic Tak Sah? Indra Sajfri: Tanya ke GTS

Media Officer Arema Cronus, Sudarmaji mempermasalahkan dimainkannya Nemanja Vidakovic di laga ke-31 Indonesia Soccer Championship (ISC) A.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Irma Yudistirani
Tribun Bali/ Rizal Fanany
Penyerang Bali United, Nemanja Vidakovic merayakan gol kelimanya sekaligus jadi penentu kemenangan Bali United atas Barito Putera di laga ke-27 ISC A, Senin (7/11/2016). Vidakovic berharap gol kelimanya jadi pelecut mencetak lebih banyak gol. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Media Officer Arema Cronus, Sudarmaji mempermasalahkan dimainkannya Nemanja Vidakovic di laga ke-31 Indonesia Soccer Championship (ISC) A.

Di laga yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (3/12/2016) itu, Nemanja Vidakovic bermain 53 menit.

Penyerang asal Serbia itu sebelumnya telah mengantongi lima kartu kuning.

Vidakovic terakhir menerima kartu ketika Bali United menang 1-0 melawan Gresik United di laga sebelumnya.

Perolehan kartu itu tercatat dalam situs resmi operator, indonesiansc.com.

Hal itu berarti Vidakovic harusnya menjalani sanksi larangan bermain saat melawan Arema.

"Statusnya sama seperti Syaiful Indra di Arema yang dapat lima kartu kuning. Harusnya, meski Vidakovic tidak dapat surat larangan bermain, Bali United tanggap. Dalam aturan TSC, setiap tim berkewajiban melakukan pengawasan terhadap perolehan kartu pemainnya," kata Sudarmaji.

Manajemen Arema akan langsung berkomunikasi dengan operator terkait hal itu karena tim Singo Edan tentu dirugikan.

Apalagi Vidakovic berhasil memberikan assist terhadap gol pertama yang dicetak Bali United ke gawang Arema.

Jika melihat dalam Kode Disiplin ISC Pasal 29, jika klub menurunkan pemain tidak sah, akan dikenai denda Rp 50 juta dan pembatalan pertandingan.

"Kami akan tunggu keputusannya seperti apa karena Arema sudah mematuhi aturan tentang pemain yang terkena akumulasi," lanjut Sudarmaji.

Manajemen Arema baru mengetahui jika Vidakovic sudah menerima lima kartu kuning saat pertandingan babak pertama berjalan.

Manajemen berencana melaporkan kejadian itu kepada operator turnamen karena hal tersebut adalah sebuah pelanggaran.

Menanggapi protes dari pihak Arema Cronus, Manager Coach Bali United, Indra Sjafri meminta bertanya langsung pada operator.

"Media tanya ke PT GTS selaku penyelenggara, kenapa Vidakovic bisa main," sebutnya. (*)

Koleksi Kartu Kuning Vida

vs Persegres kartu kuning menit 72

vs Persela Lamongan kartu kuning menit 48

vs PBFC kartu kuning menit 34

vs PS TNI kartu kuning menit 84

vs Madura United kartu kuning menit 81

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved