Tak Rela Sampah Kotori Pantai Kuta, Ini yang Dilakukan Anggota Kodam
Namun belakangan Pantai Kuta kelihatannya sangat kotor dan sangat tidak sedap dipandang mata.
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Masih dalam peringatan Hari Juang Kartika Tahun 2016, Kodam IX/Udayana melaksanakan mersih-bersih sampah pada Sabtu (17/12/2016) di sepanjang pesisir Pantai Kuta, Badung, Bali.
Pantai Kuta, Badung, sebagai salah satu destinasi wisata andal bagi para tourisme mancanegara di Provinsi Bali karena pesonanya yang sangat indah dan menarik sehingga sudah tidak asing lagi di belahan dunia ini.
Namun belakangan Pantai Kuta kelihatannya sangat kotor dan sangat tidak sedap dipandang mata.
Belum lagi dengan aromanya yang tidak sedap bersumber dari tumpukan berbagai rongsokan dan sampah, baik yang berupa puing-puing kayu, bambu, dan berbagai jenis sampah plastik, termasuk bangkai ikan dan penyu sungguh tidak sedap dipandang mata dan menimbulkan aroma yang menyengat.
Hamparan sampah ini merupakan sampah kiriman yang datang dari segala penjuru dan akhirnya terdampar di sepanjang Pantai Kuta sehingga dalam tempo sekejap dapat mengubah kondisi dan keindahan Pantai Kuta yang indah menjadi pantai yang kotor dan menjijikkan.
Menyikapi hal ini Kodam IX/Udayana bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Badung dengan mengerahkan 5.000 personel yang terdiri dari unsur TNI dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan TNI se-Garnizun Denpasar, Kepolisian Polda Bali, unsur Pemda Badung dengan mengerahkan pasukan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Organisasi Kemasyarakatan, dan masyarakat, termasuk para pedagang di sepanjang Pantai Kuta, untuk bersama-sama perang dengan sampah.
Tidak ketinggalan, puluhan unit truk pengangkut sampah dan 6 unit beko juga dikerahkan untuk mendukung kelancaran pembersihan di Pantai Kuta.
Pada kesempatan tersebut Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf I Nyoman Cantiasa, mewakili Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko MDA, memimpin kegiatan bersih-bersih sampah ini, diawali dengan apel pengecekan.
Danrem menyemangati para peserta dengan yel-yel dan mampu membangkitkan semangat para peserta.
Selanjutnya Danrem membacakan sambutan Pangdam IX/Udayana yang pada intinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua unsur yang telah hadir dan berpartisipasi secara bersama-sama melaksanakan pembersihan di lingkungan Pantai Kuta.
Lebih lanjut disampaikan menjelang tahun baru sudah pasti kunjungan wisata, baik domestik maupun mancanegara, pasti akan meningkat untuk mengunjungi Pantai Kuta.
"Oleh karena itu Pantai Kuta sebagai salah satu objek wisata andalan harus dalam konsisi yang bersih. Tidak seperti sekarang ini kotor dan jorok. Malu kita sebagai tuan rumah, karena itu pada hari ini kita akan perang dengan sampah untuk membersihkan pesisir Pantai Kuta," kata Danrem.
Selanjutnya setelah apel pengecekan, koordinator lapangan membagi kegiatan menjadi tiga sektor dengan tujuan untuk mengefektifkan kegiatan pembersihan, sehingga tidak ada istilah saling menunggu lagi, mengingat waktu untuk melaksanakan pembersihan sangat terbatas karena air laut segera pasang.
Dengan pembangian sektor ini kegiatan dapat berjalan dengan lancar dengan hasil yang memuaskan dan dalam jangka waktu sekejap amparan sampah di sepanjang persisir Pantai Kuta dapat dibersihkan dibantu dengan perlatan beko untuk mengangkut sampah dari bibir pantai menuju truk penganggut sampah yang sudah siap di ruas jalan Pantai Kuta.
Hadir dalam bersih-bersih sampah ini para pejabat teras Kodam IX/Udayana, Sekda Kabupaten Badung dan segenap FKPD Kabupaten Badung, Camat Kuta dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kerja-bakti-bersihkan-sampah-di-pantai-kuta_20161217_235635.jpg)