Bom di Ubud Bali
Pasca Temuan Tas Bertuliskan ‘Bom’ di Ubud, Pengamanan 3 Pintu Masuk Bali Diperketat
Sejumlah personel juga sudah ditambahkan jumlahnya demi mengamankan Bali dari teror yang tidak diinginkan.
Penulis: I Dewa Made Satya Parama | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol AA Made Sudana mengatakan Polda Bali sudah meningkatkan pengamanan sejak jauh-jauh hari menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Pasca penemuan tas yang sebelumnya diduga bom, Polda Bali meningkatkan keamanannya pada 3 pintu gerbang menuju Bali.
Baca: Banyak Temuan Benda Mencurigakan di Bali, Polisi Minta Masyarakat Waspadai Lingkungannya

Polisi memeriksa temuan benda menyerupai rangkaian bom di Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (20/12/2016)
Baca: Paspor Warga Negara Belanda Ditemukan Dalam Tas ‘Bom’ di Ubud

Warga Negara Belanda, Mark Aart diperiksa di Polsek Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (20/12/2016)
Baca: BREAKING NEWS: Tas Diduga Berisi Bom Ditemukan di Warung Makan Ubud
"Ada peningkatan, terutama pada 3 pintu masuk menuju Bali. Pak Kapolda Bali tidak ingin ada luka ketiga seperti sebelumnya" jelasnya. Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai dan Bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi fokus pengamanan Polda Bali.
Sejumlah personel juga sudah ditambahkan jumlahnya demi mengamankan Bali dari teror yang tidak diinginkan.
Baca: Kapolres Gianyar Sebut Tas Bertuliskan ‘Bom’ Perbuatan Orang Iseng Yang Ingin Cemarkan Nama Ubud
Mengingat Bali merupakan tempat tujuan wisata para turis.
Hingga saat ini Kombes Pol Sudana menegaskan Bali tidak berstatus siaga 1, ia mengatakan sampai hari ini Bali masih dalam kondisi yang kondusif. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bom-ubud_20161220_105944.jpg)