Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kecelakaan Berdarah di Singaraja, Sembilan Orang Luka-Luka Hingga Patah Tulang, Satu Orang Koma!

Sopir truk membanting setir yang sudah kehilangan kendali lalu menabrak pejalan kaki

Tayang:
Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Lugas Wicaksono
Korban kecelakaan beruntun di di Jalan Raya Singaraja sedang dirawat intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Aiun Naim (40) bersama empat kerabatnya duduk di satu sudut halaman Rumah Sakit (RS) Karya Dharma Husada Singaraja, Selasa (24/1/2017).

Naim menunggu kakaknya, M Asroful Ghilal (40) yang terbaring tak sadarkan diri di ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit tersebut.

Asroful yang merupakan warga Dusun Timur Jalan, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada Buleleng menjadi korban kecelakaan beruntun di Jalan Raya Singaraja-Denpasar KM 7-8, Dusun Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada.

Ketika itu pria ini berjalan kaki di pinggir jalan raya saat sebuah truk menabraknya sekitar pukul 11.00 Wita.

“Saya langsung kesini (rumah sakit) waktu dapat kabar dari polisi. Kakak saya ini jalan kaki karena sepeda motornya terparkir di atas, kecelakaanya di bawah. Sampai sekarang masih belum sadar, kata dokter sih parah, dari luar gak kelihatan luka, mungkin luka dalam yang parah,” ujarnya.

Saat itu, sebuah truk DK 9468 AR yang dikemudikan Doam (44) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) melaju dari arah selatan atau Denpasar menuju utara atau Singaraja.

Sesampainya di lokasi kejadian dengan jalan turunan yang curam, pengemudi truk itu tidak dapat mengendalikan kendaraannya karena remnya tidak berfungsi.

Truk melaju kencang dan menabrak dari belakang sebuah mobil boks DK 5963 WG dikemudikan Ketut Drawa (36) asal Desa Nagasepeha yang melaju di depannya.

Mobil boks lalu menabrak mobil sedan DK 229 AH dikemudikan Wayan Candra Suwitra (19) asal Jimbaran.

Mobil sedan itu lalu menabrak sepeda motor Honda Scoopy DK 7468 QP yang sedang parkir di pinggir jalan depannya.

Sementara Doam berusaha membanting setir truknya yang sudah kehilangan kendali itu ke kanan.

Namun di sisi kanan jalan, Asroful yang sedang berjalan kaki berusaha lari menyelamatkan diri, tetapi tetap saja tertabrak truk tersebut.

Truk akhirnya terhenti setelah terperosok ke kebun cengkeh pinggir jalan.

Truk itu mengangkut delapan orang di dalam baknya yang mereka itu rencananya akan mengerjakan proyek perbaikan listrik milik PLN di Kelurahan/Kecamatan Seririt.

Kedelapan orang pria itu mengalami luka setelah truk itu kecelakaan dan terguling di kebun cengkeh.

Mereka yang berdomisili di Denpasar itu mengalami luka-luka patah pada bagian kaki, tangan dan memar pada kepalanya.

Kedelapan pria ini langsung dilarikan dan dirawat intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Buleleng.

Mereka adalah Jumadi (18)  luka robek kepala kiri, Kadar (32) asal NTB luka patah tulang paha dan tangan kiri, Bangun (30) luka lecet pinggang dan lutut kiri, Mansur (19) luka lecet lutut kiri, kanan dan kepala, Jalahudin (19) patah kaki kanan dan robek dahi kiri, Erman (21) patah kaki kanan dan Faisal (41) luka lecet tangan dan pipi kanan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved