Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali Bikin Branding Baru, Bali The Island of Gods

Dengan pertimbangan antara para stakeholder pariwisata dan budayawan, nama The Island of Gods dipilih dan diusulkan ke Presiden.

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Kander Turnip
istimewa
Bali The Island of Gods 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemprov Bali merencanakan perubahan branding Bali dari Bali Shanti, Shanti, Shanti menjadi Bali “The Island of Gods”.

Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Bali, AA Gede Yuniartha mengatakan, pemilihan Bali “The Island of Gods” ini sudah dijajaki selama 2 tahun.

Pemilihan branding baru dari Bali ini, kata dia, karena branding Bali yang lama sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini, apalagi Indonesia mengusung branding Wonderful Indonesia.

“Artinya begini, kemarin (Jumat 3/2/2017) baru diselesaikan, dari sekian kali rapat, maka dipilihlah Bali “The Island of Gods”. Sekarang kan setiap provinsi harus mempunyai branding, dan branding ini ditunggu di istana. Artinya begini, branding itu dia harus inline dengan Wonderful Indonesia, terutama dari segi warna. Branding yang lama tidak saya katakan jelek, tetapi dikondisikan dengan yang ada, dan harus inline dengan Wonderful Indonesia,” kata Yuniartha kepada Tribun Bali di Denpasar, Selasa (7/2/2017).

Ia mengatakan, branding Bali Shanti, Shanti, Shanti sebelumnya tidak dikenal oleh dunia karena nama Shanti yang tidak dipahami dunia.

Akhirnya dengan pertimbangan antara para stakeholder pariwisata dan budayawan, nama The Island of Gods dipilih dan diusulkan ke Presiden melalui Kementerian Pariwisata.

“Warnanya beda dengan Wonderful Indonesia. Dan Bali Shanti, Shanti, Shanti tidak dikenal oleh dunia. Terus berkembang akhirnya diputuskan The Island of Gods. Kalau saya pribadi kalau tulis hanya Bali saya pikir Bali sudah branding, tetapi ini karena berbanyak karena keputusan rapat, jadinya the Island of Gods,” jelasnya.

Ia mengatakan, branding itu adalah sebuah janji yang harus diaktualisasikan, sehingga nantinya branding menjadi reputasi dari Bali sendiri.

“Semua branding dikumpulkan oleh Kemenpar untuk disetor ke Presiden. Kita menyiapkan ini dengan 100 orang pakar dan budayawan. Nanti setelah branding ini diputuskan akan sosialisasi dan sebagainya ke kabupaten/kota, sekarang saya masih mau konsultasi apa bikin perda baru atau tidak,” jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved