Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

BPD Bali Sediakan Kredit Usaha Rp 383,45 Untuk UMKM

PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2017.

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Yudistirani
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -  PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2017.

Alokasi KUR yang diperoleh BPD Bali tahun 2017 mencapai Rp 383,45 miliar.

Jumlah ini terbagi untuk segmen KUR ritel Rp 369,15 miliar, sedangkan KUR mikro sebesar Rp 14,3 miliar.

Menurut Direktur Utama BPD Bali, I Made Sudja, yang disampaikan oleh Direktur Operasional BPD Bali, I Gusti Ngurah Agustana D Mendala, pembiayaan sektor usaha KUR 2017 akan difokuskan pada sektor produksi.

sektor tersebut di antaranya pertanian, perikanan, dan kelautan, serta industri pengolahan.

Sedangkan sektor non-produksi, difokuskan pada sektor perdagangan hulu yang terintegrasi, konstruksi dan jasa-jasa, termasuk jasa kesehatan.

“Ini sesuai dengan visi BPD Bali yaitu Menjadi Bank yang Kuat, berdaya saing dan terkemuka, dalam melayani UMKM serta berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian daerah,” cetusnya saat ditemui di kantor BPD Bali, Renon, Denpasar, Rabu (8/2/2017).

Ia menjelaskan, realisasi KUR pada 2016 cukup tinggi, yakni mencapai 97 persen untuk KUR mikro, sebesar Rp 9,7 miliar dari target Rp 10 miliar.

Kemudian 87 persen untuk KUR ritel, dari target Rp 295 miliar terealisasi Rp 258 miliar dengan Non Performing Loan (NPL) nol persen.

Agustana menjelaskan, nasabah KUR mikro mencapai 411 orang, dan KUR ritel mencapai 1.144 nasabah.

“Memang secara nominal, kebutuhan modal masyarakat Bali di atas Rp 25 juta, dan jarang sekali nasabah mengambil di bawah Rp 25 juta. Hal inilah yang membuat KUR ritel lebih besar,” jelasnya.

Kendala penyaluran KUR pada 2016 disebabkan situasi ekonomi yang tidak meningkat sesuai harapan.

Namun secara total kredit, tetap tumbuh 8,1 persen pada 2016 dan cukup tinggi dibanding bank lainnya.

Walaupun pencapaian KUR BPD Bali dari target 2016 tidak 100 persen, pihaknya yakin akan bisa menyalurkan KUR tahun ini lebih baik.

“Kami kan harus bekerjasama dengan kementerian untuk penyaluran KUR ini, tidak serta-merta bisa menyalurkan begitu saja. Kami mengajukan ke kementerian, kemudian diberikan angka potensi KUR yang mungkin kami bisa biayai di 2017 ini. Kami optimistis jumlahnya pasti meningkat, karena memang target kredit 2017 kan meningkat. Target kredit kami naik 10 persen dibanding realisasi 2016. Sehingga mau tidak mau KUR akan ditargetkan naik di atas posisi realisasi,” katanya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved