Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Banyuwangi

Pertumbuhan Ekonomi Terus Naik, Notaris Diminta untuk Jaga Tata Ruang Banyuwangi

Ini untuk menjaga daya inventasi Banyuwangi. Pertumbuhan ekonomi dan investasi di Banyuwangi dalam enam tahun terakhir ini terus mengalami peningkatan

Tayang:
Surya
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menghadiri pelantikan anggota Ikatan Notaris Indonesia (INI) Banywangi 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi terus mengalami peningkatan. Ini turut membuat investasi di Banyuwangi kian meningkat.

Karena itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, meminta agar notaris turut menjaga tata ruang di kabupaten paling ujung timur Jawa tersebut.

"Notaris memiliki peranan penting‎‎, karena menjadi instrumen awal dalam transaksi penjualan properti. Karena itu, notaris harus turut serta mengendalikan tata ruang di Banyuwangi," kata Anas, di hadapan anggota Ikatan Notaris Indonesia (INI) Banyuwangi, yang baru dilantik, di Hotel Santika, Selasa (14/2/2017).

Menurut Anas,, transparansi notaris sejak awal transaksi, turut mengendalikan tata ruang.

Sejak awal diharapkan notaris bisa memberitahu mana saja lokasi-lokasi yang tidak boleh diperuntukkan mendirikan bangunan, seperti kawasan Bandara Blimbingsari, pertanian, dan lainnya.

Karena itu, notaris bisa bersinergi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BPPD) Banyuwangi.

Apalagi data mana saja kawasan yang terjaga, bisa diakses melalui online.

"Sekarang sudah online, notaris bisa bersinergi dengan BPPD," kata Anas.

Ini untuk menjaga daya inventasi Banyuwangi. Pertumbuhan ekonomi dan investasi di Banyuwangi dalam enam tahun terakhir ini terus mengalami peningkatan.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banyuwangi dari Rp 35,65 triliun di tahun 2011 meningkat tajam dari Rp 60,2 triliun di 2015. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp 134 miliar di 2011, menjadi Rp 347 miliar di 2015, atau tumbuh rata-rata 32,85 persen.

Inflasi di Banyuwangi relatif stabil pada 2015-2017, terakhir inflasi di Banyuwangi 0,66 persen terendah di Jatim.

Kinerja penanaman modal, Banyuwangi berada di peringkat ketiga di bawah Gresik dan Surabaya.

Pertumbuhan kredit tumbuh rata-rata 37 persen pertahun. Dengan demikian daya investasi di Banyuwangi besar.

Apalagi Banyuwangi mempermudah izin usaha. Bahkan, menurut pengakuan dari pimpinan Hotel Santika, paling mudah saat mengurus perizinan di Banyuwangi.

"Kalau investasi meningkat, kerja notaris juga akan meningkat," kata Anas.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved