Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Puluhan Pekerja Proyek Perumahan Di Klungkung Kesal Karena Terjaring Razia Satpol PP

“Saya kesal sama bos saya, seharusnya mereka yang mengurus surat keterangan lapor diri ini. Jadi repot seperti ini, sampai harus ke Pengadilan"

Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / Eka Mita Suputra
Puluhan penduduk pendatang ketika diamankan di Kantor Satpol PP dan Damkar Klungkung, Jumat (10/3). Mereka diamankan karena tidak melaporkan keberadaan mereka ke pihak desa. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Sutrisno (43), warga Mojokerto, Jawa Timur tampak kesal ketika berada di Kantor  Dinas Satpol Pamong Praja dan Damkar Klungkung, Bali, Jumat (10/3/2017).

Pekerja proyek asal Mojokerto, Jatim tersebut mengaku harus menunda pekerjaanya.

Sutrisno  dan puluhan rekannya harus digiring ke Kantor Satpol PP Klungkung, setelah semuanya  terjaring razia duktang yang dilakukan  tim gabungan Satpol PP dan Pihak Desa Takmung di Perumahan Pesona Lepang, serta di salah satu perusahaan paving yang terletak di pinggiran Jalan By Pass Ida Bagus Mantra.

“Saya kesal sama bos saya, seharusnya mereka yang mengurus surat keterangan lapor diri ini. Jadi repot seperti ini, sampai harus ke Pengadilan hari Kamis. Kalau begini, bagaimana kami bisa kerja!,” Cetus pria berambut ikal tersebut.

Sidak  dari tim gabungan tersebut dimulai  pukul 10.00 Wita.

Sekitar 20 personel Satpol PP bersama tim dari Desa Takmung, bergerak menuju dua lokasi tersebut.

Pertama tim  menyambangi perumahan Pesona Lepang, di lokasi tersebut, mereka berhasil menjaring 15 orang pendatang yang tidak mengantongi surat lapor diri dari Kelapa Dusun, atau KIPS (Kartu Identitas Penduduk Sementara). 

Setelah itu, sekitar pukul 11.30 Wita, tim melanjutkan melakukan sidak duktang ke salah satu perusahaan paving yang terletak di pinggiran Jalan By Pass Ida Bagus Mantra.

Di lokasi tersebut, tim gabungan bahkan berhasil menjaring 23 penduduk pendatang yang tidak dilengkapi dengan surat keterangan lapor diri.

Semua pendatang yang terjaring dalam razia tersebut, lalu digiring ke Kantor Satpol PP dan Damkar untuk didata identitasnya.

“Mereka kami sidak karena terus membandel. Kami sudah beberapa kali memperingati mereka semua untuk segera lapor diri ke Desa, tapi tidak digubris. Karena ini terus membandel, kami lapor ke Satpol PP untuk ditindak," Jelas Perbekel Desa Takmung, Mudita.(*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved