Begini Kondisi Terakhir Bayi yang Ditusuk Ibu Kandungnya di Mengwi
Kondisi terakhir pasca operasi penyambungan usus di RSUP Sanglah, bayi berusia 1 bulan 13 hari ini masih dipantau ketat pihak rumah sakit.
Penulis: I Dewa Made Satya Parama | Editor: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bayi yang ditusuk oleh ibunya yang berinisial PD hingga mengalami luka pada bagian perut dikabarkan sudah dalam kondisi stabil. Hal tersebut diucapkan langsung oleh Kasubag Humas RSUP Sanglah, dr Kadek Nariyantha.
Kondisi terakhir pasca operasi penyambungan usus di RSUP Sanglah, bayi berusia 1 bulan 13 hari ini masih dipantau ketat pihak rumah sakit.
"Hingga kini bayi masih kami observasi," tuturnya, Denpasar, Jumat (31/3/2017).
Lanjutnya, bayi asal Desa Penarungan, Mengwi, Badung ini tengah dirawat di ruang Picu, RSUP Sanglah, Denpasar. Lalu terkait asupan nutrisi sang bayi, dr Kadek mengatakan bayi masih dipuasakan pasca operasi.
Baca: Astaga, Ibu Tusuk Bayinya di Mengwi Rencana Menikah Senin Depan, Polisi akan Libatkan Psikolog
Baca: Bayi yang Ditusuk Ibunya di Mengwi Lakukan Operasi Penyambungan Usus
Namun, ia menjelaskan bayi malang ini tetap mendapatkan nutrisi melalui NGT.
"Bayi masih dipuasakan, pemberian nutrisi melalui NGT," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang ibu berinisial PD (22) tiba-tiba menusuk anaknya yang masih bayi di Desa Penarungan, Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (30/3/2017) pukul 00.30 Wita.
Setelah menusuk buah hatinya, sang ibu kemudian menusuk dirinya.
Keduanya pun harus dirawat intensif di rumah sakit.
Kapolsek Mengwi, Kompol Nengah Patrem, mengatakan peristiwa ini terjadi tengah malam.
Sang ibu yang merupakan karyawan hotel ini menusuk perut sang bayi yang baru berumur satu bulan 15 hari.
"Ditusuk pakai pisau," katanya.
Kejadian tersebut bermula saat pelaku (ibu) dan seorang sepupunya yang menjadi saksi, tidur sekamar dengan korban (bayi), sekitar pukul 22.30 Wita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-sakit_20170331_095225.jpg)