Usai Potong Katak, Remaja Ini Mendapati Hewan Meliuk-Liuk di Otaknya, Ternyata
Kejadian itu sekitar dua tahun silam. Rupanya, luka tersebut menjadi jalan masuk bagi makhluk yang hidup di dalam kepala
TRIBUN-BALI.COM - Sakit kepala rutin melanda remaja ini setelah menyembelih seekor katak.
Sakit kepala yang dirasa tak main-main.
Malah meski sudah minum obat, rasa nyeri teramat sangat itu tak kunjung reda.
Tak kuasa menahan sakit itu selama bertahun-tahun, remaja ini memutuskan untuk meminta bantuan dokter.
Benar saja, ada yang tak beres di dalam kepala remaja tersebut.
Seperti dilansir dari Mynewshub, remaja bernama Wen Xialo ini sudah merasakan sakit di kepala selama kurang lebih dua tahun.
Sakit kepala yang dirasa bukan sekadar pusing.
Melainkan sakit yang nyeri.
Obat yang diminum pun tak berperangaruh sedikitpun.
Sakit itu berawal ketikan Wen dan sejumlah temannya berniat untuk memasak katak.
Saat memotong katak itu, tangan Wen terluka.
Kejadian itu sekitar dua tahun silam.
Rupanya, luka tersebut menjadi jalan masuk bagi makhluk yang hidup di dalam kepala Wen.
Awalnya memang hanya berbentuk larva sebagai spirometra erinaceieuropaei.
Seiring waktu berjalan, larva itu tumbuh di dalam tubuh Wen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/cacing_20170401_150851.jpg)