Tahanan BNNP Bali Kabur
Ternyata Ini yang Memotong Teralis Besi Ventilasi di Atas Kamar Mandi Rutan
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua tahanan yang sudah diamankan, teralis ventilasi diketahui dipotong oleh Semara.
Penulis: I Dewa Made Satya Parama | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dari hasil pemeriksaan sementara, Kabid Berantas BNNP Bali, AKBP I Ketut Artha mengatakan pihaknya sudah mulai menemukan benang merah dari aksi kabur keempat tahanan tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua tahanan yang sudah diamankan, teralis ventilasi diketahui dipotong oleh Semara.
Baca: Otak Aksi 4 Tahanan Kabur Ditangkap di Lombok, Lengkong Tak Berkutik
Baca: Lengkong Pilih Kabur karena Divonis Hukuman Berat, Ini Satu yang Masih Berkeliaran!
“Semara mengaku dia yang memotong dua teralis besi ventilasi di atas kamar mandi rutan,” jelasnya.
Dua dari tujuh batang terali besi putus, dan mereka berhasil kabur.
Kata dia, Semara memotong teralis besi rutan atas suruhan Lengkong.
Semara memotong teralis dengan menggunakan gergaji yang diberikan sendiri oleh Lengkong.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, Semara memotong teralis karena disuruh oleh Lengkong. Dia menggunakan gergaji untuk memotong teralis besi itu,” tuturnya.
Lalu bagaimana Lengkong bisa membawa masuk gergaji tersebut?
Artha menjelaskan pihaknya menduga Lengkong bisa membawa masuk gergaji itu karena sebelum kembali ke dalam rutan, ia sempat menjalani sidang tuntutan di PN Denpasar, Senin (15/5/2017).
Momentum tersebut kemungkinan digunakan oleh pecatan polisi ini untuk menyelundupkan gergaji ke dalam rutan lantai satu.
“Dugaan tersebut masih terus kami dalami, bagaimana Lengkong bisa memasukkan gergaji ke dalam rutan masih kami telusuri lebih lanjut,” bebernya.
Lengkong pun diduga sebagai otak dari semua aksi ini.
Ia mengajak teman-temannya kabur setelah merasa mendapat tuntutan hukuman yang berat saat sidang.
"Sesuai pengakuan Semara dan Gus Topi, otak aksi ini adalah Lengkong," kata Artha. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/i-wayan-putu-semara-yasa_20170518_102403.jpg)