Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pria Mencurigakan Terekam CCTV, Laptop Staf Kejari Bangli Raib Dalam Ruangan

Reza menceritakan, Pukul 09.00 Wita kemarin, ia menaruh dan mengecas laptop miliknya di ruang Pidana Umum (Pidum).

NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Muhammad Fredey Mercury

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Setelah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli kemalingan laptop, kasus serupa terjadi di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli, Bali, Kamis (25/5/2017).

Peristiwa pencurian beruntun ini disinyalir dilakukan oleh  pelaku yang sama.

Sebab, laptop milik staf Kejari Bangli, Reza Fikri Darmawan hilang di dalam ruangan.

Reza menceritakan, Pukul 09.00 Wita kemarin, ia menaruh dan mengecas laptop miliknya di ruang Pidana Umum (Pidum).

Sesaat kemudian, ia keluar untuk melakukan penyuluhan hukum di Desa Metro, Kecamatan Tembuku, Bangli.

Sekembalinya dari Desa Metro pukul 14.30 Wita, ia langsung menuju ruangan Pidum. Betapa terkejutnya Reza setelah melihat laptopnya sudah tidak ada lagi.

Mengetahui hal tersebut, korban sempat menanyakan ke beberapa temannya namun tidak ada yg mengetahui.

Kemudian melalui kamera CCTV, diketahui seorang pria mengenakan kemeja batik rapi membawa tas laptop masuk dari pintu selatan.

"Pria tersebut masuk dari pintu selatan menuju ke lobi, dalan rekaman CCTV itu, dia sempat memantau situasi sekitar. Seolah sudah mengetahui situasi kantor dan sudah siap dengan barang yang akan dia dapatkan, pria langsung menuju ke ruangan korban tanpa rasa ragu. Atas kejadian ini, korban sudah melaporkan ke Polres Bangli," ucap Reza.

Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP Deni Septiawan mengatakan, pihaknya telah mengecek rekaman CCTV serta meminta keterangan para saksi.

Ia menjelaskan, laptop tersebut merupakan laptop biasa dan tidak berisi data penting Kejari Bangli.

"Kemarin setelah dilaporkan, kami sudah mengecek rekaman CCTV dan berdasarkan rekaman tersebut, saat kami sudah mengantongi ciri-ciri pelaku, dan melakukan penyelidikan," jelas Deni sembari mengatakan kerugian yang dialami korban mencapai Rp  8 juta.

AKP Deni menduga, kemungkinan pelaku adalah orang yang sama dengan kasus pencurian laptop yang terjadi sebelumnya di Dinas Pu Bangli.

"Dilihat dari modus yang dilakukan pelaku, kemungkinan pelakunya sama," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved