Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Marak Ancaman Teroris Sasar Nyawa Polisi, Sekeliling Mapolda Bali Dijaga Puluhan Personel

Peningkatan pengamanan juga dilakukan di setiap markas polisi di seluruh Bali. Kantor Polsek dan Polres juga tak luput

Penulis: I Dewa Made Satya Parama | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / Fauzan Al Jundi
Ilustrasi - Suasana Di Depan Mapolda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR  - Puluhan personel polisi bersenjata lengkap tampak berjaga di sekeliling Mapolda Bali, Denpasar, Kamis (29/6/2017).

Setiap orang yang hendak memasuki markas tak luput dari pemeriksaan polisi.

Sejak serangan teroris yang menewaskan Aiptu Martua Sigalingging di Mapolda Sumatera Utara beberapa waktu lalu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginstruksikan peningkatan pengamanan di seluruh markas polisi di Indonesia.

Instruksi tersebut langsung direspons Polda Bali dengan menerjunkan puluhan personel bersenjata lengkap di sekeliling Mapolda Bali.

Peningkatan pengamanan juga dilakukan di setiap markas polisi di seluruh Bali.

Kantor Polsek dan Polres juga tak luput dari penjagaan yang cukup ketat.

Hal ini dilakukan pihak kepolisian untuk mengantisipasi serangan teroris yang menyasar nyawa polisi.

Karenanya, pintu masuk dan akses menuju markas polisi dipertebal.

Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja, mengatakan peningkatan pengamanan sudah menjadi Standar Operating Procedure (SOP) dalam mencegah maraknya ancaman teroris.

"Selain instruksi langsung dari Kapolri, juga sudah menjadi SOP untuk menjaga markas dari maraknya ancaman teroris," jelasnya.

Penjagaan akan berlangsung selama 24 jam non-stop, karena ancaman bisa datang kapan saja. Dengan dibekali senjata lengkap dan banyaknya personel yang dikerahkan maka diharapkan polisi bisa mengantisipasi ancaman dan tidak kecolongan seperti yang sempat terjadi Sumatera Utara.

Pengamanan ketat akan dilakukan secara terus menerus sesuai dengan SOP yang ditetapkan.

"Pengamanan seperti ini akan terus menerus dilakukan," tuturnya.

Selain untuk mengantisipasi ancaman teroris, penebalan pengamanan juga masih dalam rangka Operasi Ramadniya 2017. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved