Breaking News:

Uber dan Grab Siap Berlakukan Tarif Baru, Bali Masuk Wilayah I Dengan Tarif Segini

Dirinya yakin taksi online tidak akan tersaingi oleh taksi konvensional meski harga sudah dinaikkan.

Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Uber Indonesia menyatakan bahwa pihaknya siap bekerjasama dengan pemerintah menyusul naiknya tarif taksi online.

Mereka pun terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan.

"Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan pemerintah untuk memastikan manfaat penuh model bisnis dan aplikasi berbagi tumpangan seperti Uber dapat dirasakan oleh pengguna dan mitra-pengemudi di Indonesia,"ujar Head of Communications Uber Indonesia, Dian Safitri, Senin(3/7/2017).

Kendati demikian lanjut Dian, pihak Uber Indonesia mengaku belum mendapatkan salinan peraturan Dirjen terkait kenaikan tarif tersebut.

Karena itu Dian masih enggan membocorkan implementasi peraturan yang akan dicanangkannya kepada para mitra pengemudi dan pengguna jasa.

"Kami belum mendapatkan salinan Peraturan Dirjen terkait batasan biaya perjalanan sehingga belum dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang implementasinya," kata Dian Safitri.

Sementara itu, Grab Indonesia memastikan akan mengikuti aturan yang diberlakukan pemerintah.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director GrabBike Indonesia mengatakan bahwa perusahaan akan bekerjasama untuk mematuhi peraturan tersebut.

"Kami siap bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan kepatuhan kami terhadap regulasi yang berlaku dan Grab berkomitmen untuk beroperasi dalam koridor hukum dan peraturan yang berlaku," kata Ridzki Kramadibrata.

Seperti diketahui, pemerintah baru saja menetapkan tarif bawah untuk taksi daring di wilayah I sebesar Rp3.500 per kilometer (km), sedangkan batas atas Rp6000 per km.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved