Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Abdul Rahman Barter Rizki Pellu? CEO Bali United Gencar Komunikasi Barter Pemain

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, manajemen PSM telah menghubungi manajemen Bali United.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
Superball
Abdul Rahman Sulaeman 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - PSM Makassar gencar melobi manajemen Bali United untuk meminjam bek Bali United, Abdul Rahman Sulaiman.

Bek asal Sidrap itu, kabarnya ingin ditarik pulang memperkuat klub kampung halaman.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, manajemen PSM telah menghubungi manajemen Bali United. Namun, belum ada keputusan jelang penutupan jendela tranfer pemain Liga I Indonesia.

CEO Bali United Yabes, menyatakan hal itu bisa saja terjadi. Namun, Manajemen Bali United masih mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk arungi putaran kedua Liga I.

Manajemen ingin melakukan barter pemain, bila di tim sebelah, memiliki pemain yang dibutuhkan Bali United.

Yabes Tanuri mengisyaratkan butuh wing back yang bisa bermain di kiri atau kanan.

Namun, opsi lain, bila Yabes Tanuri sepakat dengan PSM Makassar, bisa saja Abdul Rahman ditukar dengan gelandang jangkar PSM Makassar, Rizki Pellu yang saat ini kerap di bangku cadangan.

Gelandang jangkar ini, juga dibutuhkan sebagai pelapis Taufiq. Butuh gelandang pemutus serangan lawan sebelum sampai ke bek.

"Bisa saja gelandang Rizki Pellu. Tapi kebutuhan itu, pelatih BU yang lebih tahu," katanya kemarin.

Yabes Tanuri menjelaskan, barter pemain dengan PSM Makassar bisa saja terjadi, tapi pemain yang dibutuhkan Bali United di PSM, tidak ada.

"Bali United membutuhkan wing bek. Untuk lapisi bila Ricky Fajrin ke Timnas, dan ada bek yang cedera," kata Yabes Tanuri.

Dia menjelaskan, telah berkomunikasi barter pemain dengan beberapa tim namun belum menemukan titik sepakat.

"Karena pemain di Bali United yang diminta, tak ada pemain yang akan ditukar yang dibutuhkan Bali United. Kemarin sudah komunikasi dengan Persija Jakarta, kami butuh Vava Mario , tapi Persija tidak lepas," katanya.

Ia menambahkan, begitu juga beberapa klub seperti Sriwijaya, Bali United mengutarakan butuh barter pemain dengan wing bek mereka, tapi mereka tidak melepas.

Yabes Tanuri tampak kuatir karena pemain bertahan di Bali United, khususnya disektor wing back, tidak seimbang kualitas antara pemain yang sering tampil dan pengganti. Apalagi, stok pemain bek sayap ini pas-pasan.

"Kami hanya butuh satu wing bek, guna antisipasi ada yang cedera," katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved