Bali Paradise
Susuri Bukit Demi Cantiknya Nunggalan, Tantangan di Kawasan Pecatu
Eits, namun jangan cemas pada lamanya perjalanan. Justru di sepanjang rute inilah banyak ditemukan lokasi berfoto yang ciamik di Pantai Nunggalan.
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Putu Diah Paramitha Ganeshwari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berbeda dengan pantai di Kawasan Sanur dan Kuta yang bisa dicapai dengan berjalan santai, pantai di kawasan Uluwatu justru menyuguhkan tantangan.
Begitu juga dengan Pantai Nunggalan. Perjalanan menuju ke pantai ini harus menuruni bukit dan menyisir jalan setapak.
Dari tempat parkir kendaraan, diperlukan waktu sekitar dua puluh menit untuk sampai di pinggir pantai.
Eits, namun jangan cemas pada lamanya perjalanan. Justru di sepanjang rute inilah banyak ditemukan lokasi berfoto yang ciamik di Pantai Nunggalan.
Dari atas bukit, Anda bisa melihat pemandangan pantai yang berpadu dengan hutan bukit kapur.
Pada musim hujan, sekitar Januari hingga April, warna pantai ini pun akan semakin cantik.
Di waktu tersebut bunga nyanggreng, begitu warga setempat menyebutnya, akan mekar dan menghasilkan warna kuning cerah nan cantik.
Anda seakan bisa melihat hamparan lukisan dari atas bukit. Sedangkan pada musim kemarau, pohon nyanggreng tidak berbunga.
Namun hijaunya daun pohon itu tetap memberikan nuansa indah pantai ini.
Di sepanjang jalur tracking, ada beberapa warung sederhana untuk rehat minum sejenak.
Warung tersebut adalah milik warga lokal. Selain menjual minuman, mereka pun menjual aneka cinderamata untuk wisatawan yang hendak membeli oleh-oleh.
Lebih menyenangkan lagi, lokasi warung biasanya adalah tempat yang bagus untuk melihat pemandangan.
Anda pun tidak perlu takut tersesat di tengah jalan sebab warga sudah memasang petunjuk arah, baik berupa papan maupun tanda di pohon.
Jalanan pun relatif mudah dilalui, tidak terlalu terjal, namun tentunya tetap perlu berhati-hati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pantai-nunggalan_20170808_161714.jpg)