Nomor Antrean Peserta Terpaksa Manual, Proses Seleksi CPNS Kemenkumham Dilaksanakan di Art Centre
Hal ini karena permasalahan teknis sehingga terjadinya kegagalan pencetakan nomor antrean dan kartu informasi melalui laman cpns.kemenkumham.go.id.
Penulis: Kambali | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Panitia pelaksana seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) wilayah Bali terpaksa membuat nomor antrean manual.
Hal ini karena permasalahan teknis sehingga terjadinya kegagalan pencetakan nomor antrean dan kartu informasi melalui laman cpns.kemenkumham.go.id.
Para peserta baik pendaftar SLTA maupun S1 yang sudah dinyatakan kelulusan administrasi ada tahapan yang wajib dilakukan.
Yaitu cetak nomor antrean untuk SLTA dan cetak kartu peserta ujian dan kartu informasi untuk S1. Proses pelaksanaan seleksi pelamar CPNS Kemenkumham Bali akan dilaksanakan pada Senin (11/9) yang bertempat di Art Centre Taman Budaya, Denpasar.
“Panitia pusat seleksi CPNS Kemenkumham mengambil langkah membuat nomor antrean secara manual dan telah diumumkan melalui laman sscn.bkn.go.id dan laman cpns.kemenkumham.go.id, serta meniadakan pencetakan kartu infornasi untuk S1. Untuk proses cetak kartu peserta ujian tetap dicetak melalui laman sscn.bkn.go id dengan melakukan login terlebih dahulu,” ujar Kepala Kantor (Kakanwil) Kemenkum dan HAM Bali, Maryoto Sumadi, kepada Tribun Bali, Sabtu (9/9).
Menurutnya, langkah ini diambil sebagai upaya memperlancar proses seleksi tahap berikutnya dan menghindari kerugian peserta atau agar tidak merugikan pelamar.
Lebih lanjut pria yang pernah menjabat Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Dirjen Imigrasi ini mengatakan, pihaknya membuat posko pengaduan. Ada dua posko pengaduan, yaitu di Kanwil dan rencananya juga didirikan di Art Centre, Denpasar yang buka selama 24 jam.
“Senin (11/9) besok kami tambahkan yang di Art Centre. Di posko kami memberikan penjelasan kepada pelamar yang meminta penjelasan seputar CPNS,” katanya.
Gladi bersih
Kemarin, Kanwil Kemenkum HAM juga mengadakan kegiatan gladi bersih proses pelaksanaan verifikasi dokumen dan pengukuran tinggi badan di Art Centre Taman Budaya, Denpasar.
Gladi bersih ini kata Maryoto sebagai langkah persiapan agar pada saat pelaksanaannya nanti berjalan lancar, tertib dan aman. Pihaknya telah memasang spanduk dan papan petunjuk informasi di area Art Centre. Ada juga perangkat-perangkat komputer, alat ukur tinggi badan, dan meja kursi hari ini juga telah disiapkan.
Maryoto juga memimpin gladi bersih memberikan arahan kepada seluruh panitia. Ia menegaskan petugas harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jujur, adil, jaga integritas, tidak berpihak dan transparan.
“Kami akan melakukan tindakan tegas kepada siapapun juga yang terbukti melakukan pelanggaran. Komitmen kami pelamar akan dilayani dengan baik, menjaga integritas serta menjaga kejujuran dan keadilan,” kata Maryoto.
Jumlah pendaftar CPNS di Kemenkum HAM wilayah Bali dengan ijazah SLTA sebanyak 5.386 orang. Dari jumlah tersebut yang lulus administrasi 4.343 dan tidak lulus sebanyak 1.043 orang.
MenPAN Pantau Langsung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pns_20170712_125831.jpg)