Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Unud Buka Lowongan Dosen, Pendaftaran Online Ditutup 25 September, Ini Syaratnya!

Ada 14 formasi (lowongan) yang ditawarkan, dan 4 formasi di antaranya mengharuskan pelamarnya lulus cumlaude atau dengan pujian

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Tiga mahasiswa melintas di depan Gedung Laboratorium Universitas Udayana, Jl Sudirman, Denpasar, Rabu (13/9/2017). Unud membuka lowong dosen. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) membuka seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Universitas Udayana (Unud) Bali.

Ada 14 formasi (lowongan) yang ditawarkan, dan 4 formasi di antaranya mengharuskan pelamarnya lulus cumlaude atau dengan pujian (memiliki Indeks Prestasi Kumulatif/IPK di atas 3,50).

Sedangkan 10 formasi lainnya tidak mensyaratkan pelamar lulus cumlaude.

Jenis posisi yang ditawarkan adalah dosen, dan pelamar berpendidikan minimal S2 (Strata Dua) serta spesialis.

“Memang yang dibuka 14 lowongan atau formasi, dan untuk dosen minimal pendidikan harus S2,” ujar Rektor Unud, Prof. A.A. Raka Sudewi di Denpasar, Rabu (13/9/2017).

Pendaftaran online melalui cpns.ristekdikti.go.id sudah dibuka dari 11 September 2017 dan akan ditutup pada 25 September 2017.

Pelamar juga harus mengirimkan berkas lamaran sesuai isian pada laman cpns.ristekdikti.go.id.

Berkas lamaran dimasukkan amplop dan dikirim dengan tujuan Rektor Universitas Udayana melalui PO BOX 3653 Denpasar.

“Pelamar yang nanti lulus seleksi administrasi akan diumumkan melalui cpns.ristekdikti.go.id,” ungkap Prof Raka Sudewi.

Empat belas lowongan itu tersedia untuk 14 kualifikasi pendidikan, yang tersebar di 11 fakultas.

Adapun kualifikasi pendidikannya adalah fisioterapi dan bedah plastik, yang keduanya mensyaratkan pelamar adalah spesialis.

Kemudian ilmu kedokteran gigi, kedokteran hewan, akuntansi, ilmu hukum, hubungan internasional, teknik informatika/ilmu komputer, lanskap/arsitektur pertamanan, linguistik/ilmu sastra, farmasi, ilmu kelautan, pariwisata/kajian pariwisata.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unud, Prof I Gusti Bagus Wiksuana mengatakan ada tiga tahapan seleksi yang harus dipenuhi oleh para peserta, yaitu tahap seleksi administrasi, seleksi kemampuan dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Peserta hanya bisa melanjutkan tahapan berikutnya apabila sudah dinyatakan lolos dalam tahapan sebelumnya.

“Pada tahap SKD, bobotnya 40 persen menyangkut pengetahuan umum peserta dan seleksinya berbasis Computer Assisted Test (CAT). Sedangkan, untuk SKB bobot penilaiannya adalah 60 persen dengan tiga penjabaran yaitu 30 persen hasil wawancara, 30 persen kemampuan mengajar, dan 40 persen nilai TPA,” ujar Prof Wiksuana ketika ditemui di ruangannya di Rektorat Unud, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Rabu (13/9/2017).

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved