Tragis, Jatuh Dari Atap Setinggi 9 Meter di Benoa, Kondisi Buruh Bangunan Kritis
Pria paruh baya bernama Marsip (51) mengalami nasib apes usai mengalami kecelakaan kerja di daerah Benoa, Suwung, Denpasar
Penulis: Hisyam Mudin | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pria paruh baya bernama Marsip (51) mengalami nasib apes usai mengalami kecelakaan kerja di daerah Benoa, Suwung, Denpasar sekitar pukul 14.00 Wita.
Pria asal Pasuruan, Jawa Timur saat ini tergolek tak berdaya dengan kondisi kritis dan tak sadarkan diri di ruang IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (16/9/2017).
Lelaki yang berprofesi sebagai buruh bangunan tersebut jatuh dari atas atap bangunan dengan ketinggian sekitar 9 meter.
Informasi yang dihimpun dari rekan korban bernama Sianto (47) mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi berawal ketika Marsip dan rekan kerjanya sedang mengerjakan atap sebuah bangunan perkantoran.
Posisi Marsip saat itu dalam posisi duduk dan sedang menggergaji kayu untuk atap bangunan.
Ketika berdiri, Marsip pun kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dengan posisi kepala di bawah. Nahasnya, saat ia terjatuh, kepala Marsip terbentur dengan besi scaffolding yang ada di bawah.
Akibat peristiwa tersebut terjadi, Marsip yang berprofesi sebagai tukang bangunan tersebut mengalami luka retak pada tulang rahang mulut dan retak tulang pada bagian kepala.
Pantauan Tribun Bali, saat ini Marsip masih dalam kondisi kritis dan masih ditangani tim medis dengan diberikan alat bantuan pernapasan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kecelakaan-kerja-di-bawa-ke-rsup-sanglah_20170916_180807.jpg)