Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

NGERI, Tabrak Lari Di Jembrana, Pria Dilindas Truk Hingga Usus Terburai di Jalanan

Akibat benturan yang keras korban kemudian terpental dari kendaraannya kemudian sempat dilindas oleh truk tak dikenal tersebut

Penulis: I Gede Jaka Santhosa | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali / AA Gde Putu Wahyura
Ilustrasi kecelakaan. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa terjadi di jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, di Banjar Pangkung Wani, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Kamis (5/10/2017).

Korban, Asis Subiyanto (34) meninggal dunia (MD) di tempat kejadian dengan kondisi usus terburai di jalan usai terlibat tabrak lari dengan kendaraan truk tak dikenal yang datang dari arah Timur (Denpasar) ke Barat (Gilimanuk).

Berdasarkan informasi, kecelakaan dengan golongan berat ini terjadi sekitar pukul 13.30 WITA tepatnya di KM 74-75, Banjar Pangkung Wani, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo.

Baca: Pria Meninggal Mendadak di Pasar Badung, Jero Mangku Sebut Pasar Itu Dijaga ‘Macan Gading’

Saat itu, berdasarkan keterangan saksi mata, Asis datang dari arah Barat (Gilimanuk) menuju Timur (Denpasar) dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nopol DK 5761 BK.

Petaka kemudian terjadi ketika korban memasuki tanjakan dengan sebuah tikungan yang masing-masing ke kiri dan ke kanan.

Baca: Sadis, Seorang Wanita Diperkosa Dihadapan Suaminya, Kejadiannya di Indonesia, Ini Kronologinya

Memasuki tikungan landai yang ke kanan, Asis yang merupakan warga yang berdomisili di Jl. Gunung Batu Karu Gang VA/3, Banjar Busung Yeh Kauh, Desa Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Kotamadya Denpasar ini kemudian berupaya mendahului sepeda motor yang ada di depannya.

Diduga kurang berhati-hati saat mencoba mendahului, korban malah terlanjur masuk ke jalur kanan atau berlawanan sehingga tak melihat arah kendaraan dari jalur yang berlawanan.

Nahas, saat bersamaan muncul sebuah truk tak dikenal dari arah Timur menuju Barat sehingga korban tak bisa menguasai kendaraannya dan terjadi tabrakan antar keduanya.

Bahkan, akibat benturan yang keras korban kemudian terpental dari kendaraannya kemudian sempat dilindas oleh truk tak dikenal tersebut.

Korban akhirnya meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi yang mengenaskan yakni bagian tubuh bawah yang remuk.

Sementara, sopir truk malah melarikan diri usai menabrak korbannya hingga meninggal tersebut.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Nyoman Sukadana mengatakan hingga saat ini pihaknya masih berusaha mengungkap keberadaan pengemudi truk tak dikenal yang telah menabrak korban.

Berdasarkan hasil olah TKP, diduga penyebab kecelakaan maut ini karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Scoopy DK 5761 BK ketika mendahului kendaraan yang ada di depannya dan telah melanggar marka jalan utuh pemisah jalur dengan bergerak di jalur kanan sehingga terjadi tabrakan dengan truk yang bergerak dari arah berlawanan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved