Citizen Journalism

Drone dan Kesakralan Bali, Ada yang Menyebut Leteh, Tapi Kini Digunakan Memantau Gunung Agung

Terlepas pro dan kontra, saat ini penggunaan teknologi drone juga sangat membantu bagi pemerintah khususnya, untuk

Drone dan Kesakralan Bali, Ada yang Menyebut Leteh, Tapi Kini Digunakan Memantau Gunung Agung
Istimewa
Ilustrasi gambar keindahan Bali yang diambil dengan menggunakan drone 

Kebudayaan bisa saja punah dan tidak ada satupun yang dapat mengetahui kapan itu bisa terjadi, oleh karena itu dokumentasi dapat membantu kita dalam menyimpannya.

Dahulu orang Bali telah melakukan pendokumetasian berupa tulisan diatas lontar, batu, dan logam yang berisikan peristiwa masa lalu dan perkembangan sosial budaya saat itu.

Setelah datangnya bangsa asing ke pulau Bali mereka mulai banyak mendokumentasikan tentang indahnya pulau Bali.

Bahkan dokumentasi tersebut tersebar ke seluruh dunia.

Salah satu arsip dokumentasi tulisan dan rekaman tentang pulau Bali tersimpan dengan baik di Kota Leiden.

Yaitu pada lembaga ilmiah Kerajaan Belanda yang bernama KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde).

Dokumentasi yang tersimpan di sana menceritakan peristiwa dan fakta yang terjadi di Bali.

Secara teori untuk menerbangkan drone mesti paham akan perangkat drone tersebut beserta segala resikonya.

Mengerti atas regulasi penerbangan tanpa awak yang dikeluarkan pemerintah pusat atau pun daerah, meminta izin kepada aparatur daerah di lokasi penerbangan.  

Realitanya, sampai saat ini masih terjadi pro dan kontra pengunaan drone di beberapa wilayah di pulau Bali.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved