Bali Paradise
Tampaksiring Journey Makin Hits, Banyak Pilihan Spot Foto Instagramable
Dua di antaranya langsung memilih spot balon udara, sementara seorang temannya berada di seberang balon untuk memotret.
Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Beberapa anak muda terlihat datang berkelompok ke Tampaksiring Journey. Mereka bahkan masih membawa tas sekolah.
Seragam sekolah mereka diganti dengan pakaian adat sebab hari itu adalah Hari Purnama.
Setelah menikmati welcome drink yang disuguhkan staf Tampaksiring Journey, mereka berpencar ke beberapa tempat.
Dua di antaranya langsung memilih spot balon udara, sementara seorang temannya berada di seberang balon untuk memotret.
Balon udara yang terpajang di bagian dalam Tampaksiring Journey merupakan spot foto yang cukup ngehits di kalangan pengunjung.
Warna balon udara yang colourful begitu menarik dan catchy. Sementara bagian badan balon udara terbuat dari bahan bambu yang berkesan natural dan klasik.
Tepat di sebelah balon udara berdiri paviliun tingkat yang terbuat dari bambu. Paviliun ini merupakan spot foto maskot Tampaksiring Journey.
Desain paviliun tampak unik. Dari puncak paviliun, Anda bisa melihat pemandangan sekitar Tampaksiring Journey yang indah.
Bentangan sawah dan pepohonan hijau begitu menyegarkan mata. Sebuah pemandangan yang kembali mengundang keinginan untuk memotret.
Selain dua spot tersebut, masih banyak tempat berfoto lainnya yang tak kalah menarik. Hal ini pun membuat Tampaksiring Journey bisa menjadi lokasi pengambilan foto yang instagramable.
Made Kokin Janoeartha, pemilik Tampaksiring Journey menjelaskan tempat ini memang diperuntukkan bagi mereka yang ingin menikmati suasana santai nan alami.
“Tampaksiring Journey dibangun di dekat area persawahan. Kesan tempat ini masih alami. Oleh karenanya bangunan di tempat ini kami buat dari bahan kayu dan bambu. Tempat ini dibangun pertama kali pada 2014, awal mulanya hanya lokasi outbond. Kemudian pada 2015 kami bangun juga spot foto untuk pengunjung,” jelas Made Kokin.
Tidak hanya spot foto berupa bangunan kayu, benda bernuansa klasik semisal becak dan motor jadul pun hadir menghiasi sudut halaman Tampaksiring Journey.
Sementara itu agar terlihat menyatu dengan alam, taman Tampaksiring Journey pun ditata seindah mungkin.
Bahkan mereka juga memiliki satu spot khusus yang biasa digunakan pengunjung untuk mencoba pengalaman bertani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tampaksiring-journey_20171024_165404.jpg)