Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Banyuwangi

Ketua PWNU Intruksikan Anas Kembali Pimpin ISNU Jatim

Banyuwangi sudah bertarnsformasi dari daerah yang tidak diperhitungkan menjadi daerah yang maju dan bahkan menjadi jujugan belajar

Surya
Ketua PWNU Hasan Mutawakil, bersama Bupati Banyuwangi. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim, menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) IV, masa khidmat 2017-2022, di Banyuwangi, Sabtu (4/11/2017) dan Minggu (5/11/2017).

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH. Hasan Muttawakkil Alallah, turut menghadiri dan membuka acara tersebut.

Mutawakil meminta Ketua ISNU Jatim periode 2012-2017, Abdullah Azwar Anas, bersedia melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan Genggong, Probolinggo tersebut menilai, figur Ketua ISNU Jatim yang sekarang, sangat tepat kembali memimpin ISNU periode selanjutnya.

"Ketua ISNU saat ini layak kembali memimpin ISNU kembali. Karena beliau sudah membuktikan bagaimana inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan pengelolaan ekonomi dan infrastruktur di Banyuwangi. Maka, sebagai kakak, saya memerintahkan Anas mau melanjutkan kepemimpinannya,” kata Mutawakil.

Acara ini juga dihadiri Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Muttawakil mengatakan digelarnya ISNU di Banyuwangi merupakan langkah yang tepat karena banyak spirit yang bisa dipetik dari Tanah Blambangan.

Spirit pertama adalah kuatnya tradisi santri di Banyuwangi yang bisa dijadikan sebagai contoh bagi daerah lain.

Meskipun Banyuwangi menjadi daerah yang terus maju namun spirit kehidupan santri tidak hilang.

“Budaya hidup pesantren sangat kuat di Banyuwangi, bahkan salah satu Wali Songo yaitu Sunan Giri juga dari Banyuwangi,” kata Mutawakil.

Spirit berikutnya, lanjut Mutawakil, Banyuwangi adalah daerah yang penuh dengan inovasi.

Banyuwangi sudah bertarnsformasi dari daerah yang tidak diperhitungkan menjadi daerah yang maju dan bahkan menjadi jujugan belajar banyak daerah di Indonesia.

"Inovasi dan kreatifitas Banyuwangi ini yang harus diambil ilmunya dan semoga bisa menular kepada para anggota ISNU,” katanya.

Sebagai organisasi yang terdiri atas kalangan sarjana dan kaum terpelajar, ISNU diharapkan bisa memberikan sumbangsih baik tenaga maupun pemikirannya bagi organisai NU dan juga masyarakat luas.

Mutawakil melanjutkan, ISNU diharapkan bisa memberikan gagasan dan pemikiran tidak hanya untuk menghadapi masalah keagamaan namun juga permasalahan kemasyarakatan seperti kemiskinan, pelayanan kesehatan, pengangguran dan kesempatan pendidikan bagi masyarakat.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved