Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Rusuh Usai Laga, 4 Pemain Bali United Ini Terluka, Begini Reaksi WCP

Pelatih kelahiran Cilacap, Jawa Tengah itupun ikut angkat bicara dan mengaku sudah beberapa kali mengalami kejadian seperti ini.

Tayang:
Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
Tribun Timur/Ocha Alim
Petugas keamanan mengevakuasi pemain-pemain Bali United dari bench ke tengah lapangan setelag terjadi kerusuhan usai laga melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Senin (6/11) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, MAKASSAR  - Laga Bali United kontra PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Senin (6/11) kemarin yang berujung rusuh mengundang berbagai reaksi.

Tak terkecuali oleh sang arsitek Bali United, Widodo Cahyono Putro.

Pelatih kelahiran Cilacap, Jawa Tengah itupun ikut angkat bicara dan mengaku sudah beberapa kali mengalami kejadian seperti ini. Dan ia sangat menyayangkan peristiwa itu.

"Sejak saya main masih tetap begini. Saya berharap ke depan ada edukasi bagi fans," katanya.

Menurut dia, sepak bola semestinya menanamkan nilai-nilai respect dan sportivitas kepada mereka yang bisa dimulai dari lembaga pendidikan.

"Seperti Bali United edukasi ke sekolah, karena mereka fans masa depan," katanya.

Terkait mental pemain, menurut dia tidak terpengaruh pada laga terakhir harus memenangkan laga.

"Saya sudah lima kali alami hal ini seperti ini,” katanya.

Gede Sukadana tampak luka memar usai laga PSM kontra Bali United, di Stadion Andi Mattalata, Senin (6/11/2017)
Gede Sukadana tampak luka memar usai laga PSM kontra Bali United, di Stadion Andi Mattalata, Senin (6/11/2017) (Tribun Bali/Marianus Seran)

WCP menjelaskan, beberapa pemain menjadi korban dan dilaporkan terluka. Seperti Nick  van der Velden terkena lempar di pelipis, Eko Purdjianto terkena tendangan di tulang kering dan luka berdarah, Sukadana dan Ricky Fajrin bonyok dipukul.

"Berdarah kaki Coach Eko. Upaya selanjutnya kami serahkan kepada manajemen Bali United," katanya.

Bali United
Bali United (Tribun Bali/Marianus Seran)

Tak hanya menyoroti soal kerusuhan yang terjadi, mantan juru taktik dari Sriwijaya FC inipun cukup terkejut dengan drama yang terjadi antara Comvalius dan Lilipaly.

"Insiden itu mungkin trick di antara mereka. Buktinya mereka berdua saling kasih asist," katanya.

Menurut WCP, keberaniannya untuk tetap memasang kedua pemain usai insiden itu, karena mereka sudah saling respect. Dan hal itu diyakininya menjadi kunci bagi jalannya taktikal selama pertandingan.

"Bagian dari sepak bola. Tekanan dan lainnya. Itu wajar," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Pemain Bali United, Stefano Lilipaly, akhirnya buka suara terkait insiden adu pukul dirinya dengan rekan setim, Sylvano Comvalius.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved