Mengapa Pelakor Kini Merajalela? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Nah, mungkin sekarang kalian juga jadi bertanya-tanya, kenapa bisa ada pelakor? Pertanyaan ini menarik untuk diketahui jawabannya.
1 dari 5 orang itu banyak. Laki-laki Indonesia ada 100 juta.
Berarti 20 juta diantaranya kemungkinan tidak bisa monogami.
Jurnal: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5436896/
2. Tidak bisa dengan satu pasangan bentuknya ada macam-macam.
Ada yang resmi poligami, ada yang diam-diam selingkuh. Jadi ada yang terbuka ada yang diam-diam.
3. Biasanya fokus keluarga, rumah dan keuangan tetap di pasangan yang pertama.
Pasangan yang kedua dan berikutnya hanya unggul di hubungan seksual.
4. Yang bisa polyamor (mencintai dua pasangan atau lebih) ternyata bisa keduanya: laki-laki dan perempuan.
Berarti ada juga pewanor.
Tidak hanya pelakor.
Istilah jaman dulu ada PIL ada WIL.
Nah dari jurnal itu disebutkan motivasi laki-laki mencari perempuan lain, atau perempuan mencari laki-laki lain sebagai "serep" adalah seks.
Seks lah motivasi utama.
Kalau untuk berumahtangga, berkeluarga, dsb. Tetap dengan yang pertama.
Jadi, mungkin, jika anda tidak ingin pasangan anda mendua: puaskanlah dia dalam hal hubungan seksual."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pelakor_20171122_144758.jpg)