Adu Mulut Di Jalan Cokroaminoto, Pedagang Ayam Potong Ini Ancam Komang Ariawan Dengan Parang
Uang tersebut masih kurang setengahnya dari yang diminta oleh pelaku. Karena tidak sesuai dengan harapan, pelaku pun adu mulut
Penulis: Fauzan Al Jundi | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gara-gara mengancam dengan sebilah parang, Muhamad Naovil Maulana (23) harus berurusan dengan polisi.
Pria asal Sumenep, Madura, Jawa Timur itu dilaporkan oleh Komang Ariawan (23) karena dianggap sudah melakukan pengancaman.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra menerangkan peristiwa ini terjadi akibat korban belum mampu membayar utang kepada pelaku.
"Korban memiliki utang kepada pelaku yang harus dibayar setiap minggu, namun saat itu korban hanya bayar setengahnya saja," jelasnya, Sabtu (25/11/2017).
Dia menambahkan korban berjanji untuk membayar utangnya per minggunya sebesar Rp 300 ribu.
Utang tersebut untuk membeli sejumlah ayam potong dari pelaku.
Saat ditagih oleh Naovil, korban yang berasal dari Karangasem tersebut hanya mampu membayar Rp 150 ribu.
Uang tersebut masih kurang setengahnya dari yang diminta oleh pelaku.
Karena tidak sesuai dengan harapan, pelaku pun adu mulut dengan korban.
"Alasan korban tidak memenuhi utang yang diminta pelaku karena memang saat itu tidak punya uang sehingga baru bisa membayar setengahnya saja," tuturnya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini mengatakan, karena korban tidak mampu membayar, kemudian pelaku kembali ke kamar untuk mengambil parang.
Pelaku kemudian kembali mendatangi korban dan kali ini membawa sebilah parang sambil mengancam korban agar segera melunasi utangnya.
Pengancaman ini terjadi di Jalan Cokroaminoto, Gang Angsa Utama, Denpasar, Bali, Jumat (24/11/2017) sekitar pukul 19.30 Wita.
Lantaran merasa takut dengan ancaman tersebut korban melapor ke Polsek Denpasar Barat.
Tak berapa lama pelaku kemudian diamankan dan digiring ke Mako Polsek Denpasar Barat.
"Akibat kejadian ini, korban merasa trauma dan ketakutan," tuturnya. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sebilah parang yang digunakan untuk mengancam korban.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ayam-potong_20171125_152054.jpg)