Bali United
5 Fakta Bergabungnya Spasojevic ke Bali United, Dari Kenangan Masa Lalu Hingga Ambisi Juara
Striker Timnas Indonesia ini menjelaskan, memasang target dengan tim Bali United ingin juara dan bawa gelar bagi Bali United.
Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ilija Spaso, mantan striker Bhayangkara FC dan pemain naturalisasi asal Montenegro ini resmi diperkenalkan ke publik Bali sebagai pemain Bali United, di Denpasar, Kamis (14/12).
1. Diikat kontrak 3 tahun Ilija Spaso minta nomor punggung 9
Ilija Spaso resmi menjadi striker Bali United selama tiga musim ke depan.
Ia meminta mengenakan nomor punggung berbeda dari sebelumnya di Bhayangkara FC.
Baca Juga : Spasojevic Gabung ke Bali United, 11 Pemain Serdadu Tridatu Menghuni Timnas Ini Resikonya
Baca Juga : Spaso dan Nick van der Velden Gabung ke Bali United, Kevin Brand? Ini Selengkapnya
Nomor 87 yang dikenakan pada putaran kedua bersama Bhayangkara FC, telah dikenakan Stefano Lilipaly di Bali United.
Sehingga Spaso meminta mengenakan nomor punggung 9 seperti saat membela Bali Devata tahun 2011 silam.
"Nomor punggung klub sebelumnya 87. Di Bali United sudah ada pemain yang pakai omor 87, Lilipaly. Nomor Bali Devata 9, saya akan pakai kembali (nomor 9 itu, Red)," kata Spaso kepada awak media, kemarin.
2. Spaso pasang target ingin menjadi juara bersama Bali United
Striker Timnas Indonesia ini menjelaskan, memasang target dengan tim Bali United ingin juara dan bawa gelar bagi Bali United.
Spaso tidak mematok target pribadi, melainkan tim yang diusung.
"Saya datang ke sini untuk juara. Saya sudah rasakan juara tiga kali (bersama klub di Indonesia dan Malaysia). Saya ingin cetak sejarah di Bali," tegas Spaso.
3. Spaso blak-blakan bahwa Bali adalah rumah sendiri
Spaso menjelaskan, alasan memilih Bali United dan menolak klub elite lain di Indonesia, karena di sini ingin balik ke rumah sendiri.
"Pertama ke Indonesia saya di Bali. Di Bali rumah saya di Indonesia. Dua anak saya lahir di sini. Juga saya kagum dengan visi misi manajemen Bali United (Pieter Tanuri dan Yabes Tanuri)," puji Spaso.
4. Bali United bermain di Liga Champions Asia jadi alasan kuat bagi Spaso untuk hijrah di Bali
Dia menambahkan, klub Bali United akan berkembang dan dirinya ingin jadi sejarah di sini. "Tampil di Liga Champions Asia juga menjadi alasan besar saya memilih kembali ke Bali United. Dan saya sangat senang ada di sini," ujarnya.
5. Spaso Beda dengan Comvalius
Kehadiran Ilija Spaso Spasojevic sebagai pengganti striker Bali United yang hengkang ke Thailand, Sylvano Comvalius menjawab keraguan fans di Bali.
Juru gedor Bhayangkara FC dengan 12 gol sepanjang putaran kedua saja itu, diharapkan dapat mencetak banyak gol bersama Bali United di kancah Asia dan Liga I Indonesia.
Namun antusiasme fans itu langsung dibatasi pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro.
Coach WCP meminta para fans tidak samakan Spaso dengan Comvalius.
"Saya sudah tahu kualitas dan karakter Spaso. Fans Saya harapkan jangan samakan Spaso dengan Comvalius," kata WCP dalam sesi perkenalan pemain baru Bali United di Denpasar, Kamis (14/12) siang.
WCP meminta Spaso mencetak gol dalam setiap pertandingan. "Harapan saya, Spaso bisa memenangkan setiap pertandingan. Ini tantangan bagi Spaso," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/spasojevic_20171214_135830.jpg)