Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Mengerikan, Gede Made Terjatuh dari Motor, Lalu Dilindas Truk Hingga Tewas di TKP

Karena kejadian tersebut, korban meninggal dunia dengan kondisi patah bahu kanan, paha kiri, dan pada dada bagian atas

Penulis: I Made Argawa | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/I Made Argawa
Jenazah korban kecelakaan di Buruan, Penebel dibawa ke dalam ambulan untuk diantarakan ke rumah duka, Selasa (19/12/2017) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Seorang pengendara motor mengalami kecelakaan lalu lintas di jalur Penebel-Tabanan, persisnya di Banjar Buruan Kelod, Desa Buruan, Penebel, Selasa (19/12/2017) sore.

Korban adalah I Gede Made Butar Atmaja (38) pria asal Banjar Gunung Sari Kelod, Desa Jatiluwih, Penebel yang terjatuh di jalan lalu ditabrak oleh truk dari arah berlawanan.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 wita saat hujan deras.

Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nopol DK 1305 GK dari arah utara (Penebel) menuju ke arah Kota Tabanan.

Baca: Memilukan, Dokter Temukan Binatang ini di Jasad Aiptu Made Suanda

Tiba di lokasi kejadian, motor tersebut menghindari kendaraan di depannya yang masuk ke jalan.

“Sepeda motor tersebut oleng selanjutnya jatuh terseret ke selatan sampai melewati marka jalan,” kata Kasatlantas Polres Tabanan AKP I Kadek Citra Dewi Suparwati, Selasa (19/12/2017).

Sesaat kemudian, dari arah berlawanan datang sebuah truk DK 9330 HF yang dikendarai Kadek Adi Putra (23) asal Banjar Dinas Penganggahan, Desa Tengkudak , Kecamatan Penebel.

Baca: Aiptu Made Suanda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Polisi Menduga Ulah Komplotan ini

Karena jarak cukup dekat dan hujan sangat deras, Adi Putra tak sanggup menghindari tabrakan.

Truk tersebut pun melindas tubuh korban.

Karena kejadian tersebut, korban meninggal dunia dengan kondisi patah bahu kanan, paha kiri, dan pada dada bagian atas.

“Meninggal dunia di tempat kejadian. Kecelakaan karena pengendara motor kurang hati-hati,” ujarnya.

Kakak korban, Ni Made Budiartini (45) yang ditemui di kamar jenazah BRSUD Tabanan menyebutkan, adiknya bekerja sebagai petugas keamanan (security) di sebuah restoran di Baturiti.

Baca: Terungkap, Isi Pesan di Ponsel Penerobos Istana, Ada Ancaman Terhadap Jokowi, Prabowo, dan SBY

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved