BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Malam Tahun Baru di Bali, Ini Potensi Wilayah Kuta
Hal tersebut diketahui berdasarkan model prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar.
Penulis: Hisyam Mudin | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Menjelang pergantian tahun atau pada malam Tahun Baru 2018, sebagian besar wilayah Bali akan diguyur hujan.
Hal tersebut diketahui berdasarkan model prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar.
"Berdasarkan model kita, pada malam tahun baru nanti, seluruh wilayah Bali ada potensi besar untuk hujan. Intensitasnya ringan hingga sedang, "jelas A.A. Putu Eka Putra Wirawan, prakirawan cuaca di Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, Sabtu (30/12/2017).
Dijelaskannya, wilayah Bali bagian barat dan tengah berpotensi hujan sedang.
Sementara untuk wilayah selatan dan timur berpotensi adanya hujan ringan sampai sedang.
Tingkat potensi terjadinya hujan di atas 60 persen.
"Untuk malam tahun baru sampai esok harinya tanggal 1 Januari 2018, wilayah Kuta, Denpasar, Gianyar hingga ke timur sampai Karangasem berpotensi hujan ringan. Wilayah Tabanan sampai Negara berpotensi hujan sedang. Hujan lebat tetapi gak terlalu lebat, dan semua wilayah Bali berpotensi hujan," terangnya kepada Tribun Bali.
Lebih lanjut Wirawan mengatakan, cuaca hujan ini akan berlangsung hingga berpuncak pada bulan Januari sampai Februari 2018.
Intensitas hujan berpotensi lebih tinggi, demikian pula tingkat keseringan hari terjadinya hujan.
"Mulai dari segi intensitas dan keseringan hari hujan akan lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, karena puncak musim hujan memang bulan Januari atau Februari. Potensi hujan kecenderungan terjadi pada sore dan malam hari, "ujarnya.
Selain itu, potensi gelombang laut terutama di wilayah perairan selat Bali perlu diwaspadai.
Tinggi gelombang di perairaan Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok dan Samudera Hindia selatan Bali untuk tiga hari ke depan mencapai 3 meter.
Kondisi gelombang tersebut disertai potensi hujan yang diikuti kilat atau petir.
Terkait dengan kondisi cuaca tersebut, BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dalam beraktifitas.
"Yang perlu diwaspadai masyarakat, potensi hujan disertai kilat atau petir. Kemudian aktifitas di pantai atau pelayaran untuk wilayah selatan Bali perlu diwaspadai. Karena tiga hari ke depan, tinggi gelombang bisa mencapai tiga meter," jelas Wirawan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/prakiraan-cuaca-wilayah-bali_20171231_110300.jpg)