Lerai Perkelahian di Cafe Lompang, Aiptu Ketut Sulendra Jadi Korban Sabetan Celurit Pria Bertato Ini
Anggota Unit Patroli Sabhara Polres Klungkung, Aiptu I Ketut Sulendra (43), asal Asrama Polres Klungkung menjadi korban penganiayaan
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Anggota Unit Patroli Sabhara Polres Klungkung, Aiptu I Ketut Sulendra (43), asal Asrama Polres Klungkung menjadi korban penganiayaan di Cafe Lompang, di Desa Jumpai, Klungkung, Minggu dinihari (7/1).
Akibatnya, siku kiri dari Aiptu I Ketut Sulendra terluka dan harus dirawat di RS Trijata Polda Bali.
Kapolsek Klungkung Kompol I Wayan Sarjana menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika I Ketut Sulendra dan rekannya, Ketut Muliarta, Ketut Dharmayasa (41) dan Adi Candra (41) berkumpul untuk merayakan ulang tahun sekitar pukul 19.30 disalah satu lokasi di sekitar kota Semarapura.
Baca juga: Mobil Taft Perbekel Pakisan Terjun ke Jurang di Tukad Yeh Aya, Nyoman Wijasa: Tiba-tiba Mesin Mati
Baca juga: TRAGIS, Diserempet Truk Dua Perempuan Muda Terkapar di Tengah Jalan, Luh Putu Arlini Tewas
Sekitar pukul 20.00 Wita, Aiptu Ketut Sulendra memutuskan untuk pulang.
Sementara, rekannya I Ketut Muliarta mampir ke Cafe Lompang. Sekitar pukul 23.30 Wita, terjadi keributan di Cafe Lompang.
I Gede Budiarta alias Lempog (38) warga Banjar Tulangnyuh, Desa Selat ,Klungkung mengamuk dalam keadaan mabuk.
Ia berkelahi dengan seorang warga sesama pengunjung di Cafe Lompang.
Melihat kejadian itu, Ketut Muliarta pun menghubungi Aiptu Ketut Sulendra. Sebagai petugas kepolisian, Ketut Sulendra langsung meluncur ke tkp, namun saat itu menggenakan pakaian sipil.
Baca juga: Banjir Lahar Dingin Terjang Sungai Dukuh Kubu, Hingga Bawa Material Piroklastik Gunung Agung
Sesampai di TKP, I Gede Budiarta masih mengamuk. Ketut Sulendra lalu berusaha melerai perkelahian tersebut.
Namun, I Gede Budiarta yang tubuhnya dipenuhi tato tidak terima. Ia balik menyerang dan mengejar Ketut Sulendra dengan mangayunkan celurit.
" Maksudnya anggota kami itu melerai, tapi justru menjadi korban," Ujar Kompol I Wayan Sarjana.
Sial bagi I Ketut Sulendra, saat itu siku kirinya terkena celurit hingga mengalami luka cukup parah.
Korban yang sudah bersimbah darah, lalu segera dilarikan ke RSUD Klungkung.
Namun karena lukanya yang cukup parah, sekitar pukul 11.00 Wita korban dilarikan ke RS Trijata Polda Bali untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
" Pelaku sudah kami amankan, dan kasusnya saat ini ditangani Polres Klungkung," Jelas Wayan Sarjana (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penusukan_20161020_123616.jpg)