Sempat Kejang dan Teriak di Terminal Mengwi, Sopir Bus Jawa-Bali Sudah Dalam Kondisi Begini
Seorang sopir bus malam, Hendra Nugroho (46) ditemukan meninggal dunia di kursi jalur Keberangkatan Terminal Tipe A Mengwi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Seorang sopir bus malam, Hendra Nugroho (46) ditemukan meninggal dunia di kursi jalur Keberangkatan Terminal Tipe A Mengwi, Mengwi, Badung, Sabtu (3/2).
Pria asal dari Semarang, Jawa Tengah itu baru diketahui sekitar pukul 03.50 Wita dengan posisi tidur terlentang.
Diduga, korban menderita sakit jantung. Hal ini diperkuat dengan temuan obat sakit jantung di dalam saku bajunya.
Informasi yang dihimpun Tribun Bali, Hendra dilihat pertama kali seorang Pengurus PO Bus. Korban dilihat sempat mengalami kejang-kejang dan berteriak. Namun setelah itu, Hendra tak sadarkan diri.
Saksi pun kemudian mencoba membangunkan korban namun tak ada respon.
“Korbannya sempat dilihat membeli kopi sebelum kejadian atau sekitar pukul 01.30 Wita. Kemudian korban duduk di kursi jalur keberangkatan," ujar salah satu sumber di kepolisian, kemarin.
Nah kemudian, kata dia, korban dilihat sempat teriak dan mengalami kejang-kejang dan kemudian tak sadarkan diri.
Atas kejadian tersebut, selanjutnya saksi dan temannya melaporkan kepada pihak Kepolisian yang berjaga di Terminal Mengwi.
"Jadi saat dibangunkan tidak ada respon, kemudian saksi melapor ke kami (polisi)," ungkapnya.
Koordinator Terminal Mengwi, Cok Agung Suarmaya mengatakan, korban yang ditemukan tersebut merupakan mantan seorang sopir bus malam Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Jawa-Bali. Juga sempat menjadi sopir bus pariwisata di Bali.
“Iya korban yang meninggal sempat menjadi sopir bus malam di Jawa dan di Bali,” ujarnya.
Suarmaya melanjutkan, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kepolisian, pihaknya langsung menghubungi pihak keluarganya di Semarang.
“Kami langsung menghubungi keluarganya di Semarang lewat handphone milik korban. Dan dari keluarga akan segera datang ke sini (Bali),” ungkapnya.
Tunggu Pihak Keluarga
Kapolsek Mengwi, I Gede Made Punia mengungkapkan, Hendra Nugroho sempat mengalami kejang-kejang dan teriak sebelum meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pria-tewas-di-terminal-mengwi_20180204_081757.jpg)