Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hari Raya Nyepi

Ini Makna Caru Tilem Kesanga Dilaksanakan di Catus Pata

Sehari sebelum Perayaan Hari Raya Nyepi, bertepatan dengan Tilem Kasanga, umat Hindu di Bali melakukan Upacara Caru.

Tayang:
Penulis: Rino Gale | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Putu Supartika
(Ilustrasi) Banten pecaruan 

Banten inilah yang menggunakan sarana tumbuh-tumbuhan dan hewan.

Dalam Lontar Yadnya Prakerti disebutkan,

"Sahananing bebanten pinaka raganta twi, pinaka warna rupaning Ida Bhatara, pinaka Andha Bhuwana"

Artinya semua bebanten adalah lambang dirimu sendiri, lambang kemahakuasaan Tuhan dan lambang isi alam semesta.

Putu Eka menjelaskan, dari persembahan tersebut ada unsur mentah dan segar.

Memang secara kasat mata itu sesuatu yang kurang nyaman dilihat.

Namun dalam tradisi umat Hindu di Bali, itu menimbulkan kekuatan tertentu.

"Logikanya sederhana, persembahan mentah semacam jeroan ati dan lain-lain ini, kita persembahkan kepada Butha-Kala (ruang dan waktu) serta Bala Raja (anak buah mereka)," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved