Keris Jalak Sangu Tumpeng, Meski Ditawar Rp 1 Miliar Tak Akan Dijual Pemiliknya Ini
Pusaka tersebut bukan pusaka milik Puri Agung Peliatan, melainkan koleksi para pelestari dan penjual keris
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Lapak-lapak benda pusaka nusantara berjejer di ancak saji Puri Agung Peliatan, Ubud, Gianyar, Bali, Kamis (29/3/2018) pukul 09.00 Wita.
Pusaka berupa tombak, trisula hingga keris bersejarah.
Pusaka tersebut bukan pusaka milik Puri Agung Peliatan, melainkan koleksi para pelestari dan penjual keris yang tergabung dalam Komunitas Pebursa Tosan Aji Nusantara (KAPTEN).
Dari sejumlah penjual benda pusaka nusantara, Yasin tampak bersemangat.
Pria asal Ringinharjo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta ini sudah menjejerkan semua keris jualannya.
Dari puluhan pusaka yang dijualnya, Trisula Sirasah Emas, merupakan benda yang paling eksklusif yang dimilikinya.
Trisula ini, kata dia, merupakan milik seorang panglima perang kerajaan Majapahit.
Oleh Yasin, trisula itu dibanderol seharga Rp 25 juta.
“Saya ini murni sebagai penjual benda pusaka, jadi kalau ada yang minat saya lepas, mulai dari harga Rp 25 juta tapi masih bisa negosiasi. Sejarah lengkapnya saya tak tahu, tapi ada yang bilang ini dulunya milik seorang patih Majapahit,” ujarnya, saat ditemui Tribun Bali, Kamis (29/3/2018).
Abdi dalem Keraton Jogja ini mengatakan, meskipun perekonomiannya bertumpu dari penjualan benda pusaka, namun ada pusaka yang sama sekali tidak dia jual meskipun ditawar Rp 1 miliar.
Pusaka tersebut berupa Keris Jalak Sangu Tumpeng yang merupakan warisan leluhurnya.
Terkait rekam jejak keris ini di keluarganya, Yasin mengaku tidak mengatahui lantaran tetuanya tidak pernah menceritakan.
“Tapi kata teman-teman saya yang indogo dan yang menekuni ajaran kebhaktian, ada yang bilang leluhur saya masih keturunan raja, ada juga yang bilang leluhur saya dulunya panglima berprestasi dan diberikan hadiah keris ini oleh raja,” tutur Yasin.
Kata Yasin, keberadaan keris ini di keluargaya baru diketahuinya sejak tahun 2012.
Itu pun diketahui usai sejumlah peristiwa mistis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tri-sula_20180330_131832.jpg)