Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

BREAKING NEWS: Gempa 5,8 Skala Ritcher, Terasa di Beberapa Wilayah Bali

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 16:54:18 WIB atau 17:54:18 Wita

Tribun Medan
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM- Gempa bumi kembali terasa di beberapa wilayah Bali, Kamis (26/4/2018).

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 16:54:18 WIB atau 17:54:18 Wita.

Kekuatan gempa sebesar 5,8 skala ritcher.

Baca: Terkuak! Ada Mobil Misterius Pantau Mobil Muatan Uang Rp 1,8 Miliar yang Dibobol di Nusa Dua

Baca: Cemerlang dan Berprestasi di Bidangnya Ini Total Kekayaan Bupati Cantik Eka Wiryastuti

Pusat gempa berada di kedalaman 366 km

Lokasi gempa sendiri berada di 7.54 LS - 115.58 BT 89 kilo meter timur laut wilayah Karangasem, Bali.

Gempa tersebut tidak berpotensi terjadinya tsunami.

Sementara itu, getaran gempa begitu terasa di lantai 3 redaksi Tribun Bali di Jalan By Pass Prof Ida Bagus Mantra No 88 A, Ketewel, Gianyar, Bali.

Beberapa karyawan nampak keluar dari ruangan masing-masing karena gempa tersebut.

Sebelumnya, Pada Maret 2018 juga sempat terjadi gempa yang berpusat di wilayah Karangasem.

Berdasarkan rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah III Denpasar, Rabu (21/3/2018) pukul 19:12 Wita, beberapa wilayah di Kabupaten Karangasem diguncang gempa bumi tektonik. 

Hasil analisis BMKG Wilayah III Denpasar menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan 2,9 SR, dengan episenter pada koordinat 8,22 LS dan 115,51 BT, tepatnya pada jarak sekitar 14 km arah Barat Laut Karangasem dengan kedalaman 10 kilometer. 

Dampak gempa bumi ini menimbulkan guncangan pada I Skala Intensitas Gempabumi (SIG) BMKG atau I - II MMI di beberapa wilayah Karangasem

Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Karangasem dan sekitarnya. 

Jika ditinjau lokasi pusat gempa buminya dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi yang terjadi disebabkan oleh sesar lokal. 

Hasil pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved