Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Walau Masih Tradisional Tenun Bali Tetap Eksis Karena Miliki Taksu

Soal teknologi dirinya mengaku kalah tetapi pihaknya memiliki roh di dalam setiap benda

Penulis: Busrah Ardans | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Busrah Hisam Ardans
I Nyoman Sudira, owner Pertenunan Astiti menunjukkan kain tenun yang smepat dicuri dan akhirnya kembali, di Pertenunan Astiti, Banjar Jerokapal, Desa Gelgel, Klungkung, Selasa (8/5/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - I Nyoman Sudira Owner Pertenunan Astiti saat dikunjungi di rumahnya Banjar Jerokapal, Desa Gelgel, Klungkung Bali, Selasa (8/5/2018) pagi tadi banyak bercerita mengenai pasang surut usaha pertenunannya itu.

Satu di antaranya cobaan yakni menjamurnya usaha tenun di Bali maupun di luar Bali. Namun eksistensi Pertenunan Astiti masih mampu bersaing.

Ia menyebut ada keunikan tersendiri, khususnya di Bali sehingga usahanya masih bertahan.

"Kalau di Bali itu ada namanya Taksu. Taksu itu seperti roh lah dia. Sebab dari awal sampai akhir ada upacaranya. Jadi dia dibangkitkan gelaran q getarannya dia jadi seperti ada roh." kata Nyoman.

Ia pun menanggapi kalau soal teknologi dirinya mengaku kalah tetapi pihaknya memiliki roh di dalam setiap benda.

"Kalau soal teknologi menang Jawa. Apa yang tidak menang di sana? Benang duluan dia tahu, teknologi duluan dia tahu, kita kan belakangan di sini. Kemudian si pelanggan kami bertanya, kenapa pak kok Bali eksis terus? Motif hampir sama, teknologi mengatakan lebih unggul di Jawa. Taksu yang tidak dipunyai. Kalau kita di Bali memiliki Taksu." ungkapnya.

Ia menyebut sehingga hampir semua produk di Bali tersebut memiliki getaran-getaran.

"Ia memiliki getaran-getaran, fibrasi lah. Sehingga orang tertarik dari produk yang kami punya. Selain itu kalau di sini ada juga namanya Tumpek, Pengata, ini dibuatkan sesajian dia. Yang artinya dihormati semua benda yang ada di alam ini karena bisa memberi hidup kepada kita." jelas Nyoman.

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved