Breaking News:

Imbauan Polresta Denpasar Tak Diindahkan, Konvoi Momen Kelulusan SMP Ditindak

Tidak mau ketinggalan merayakan momen kelulusan, siswa-siswi SMP di Denpasar melakukan konvoi kelulusan

Penulis: Busrah Ardans | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Putu Supartika
Aksi siswa-siswi merayakan kelulusan, Senin (28/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tidak mau ketinggalan merayakan momen kelulusan, siswa-siswi SMP di Denpasar melakukan konvoi kelulusan, Senin (28/5/2018) pagi hingga siang tadi.

Saat dikonfirmasi tribun-bali.com Kasatlantas Polresta Denpasar Rahmawati Ismail mengatakan, pihaknya sudah melakukan imbauan dan atensi ke sekolah-sekolah, namun masih saja ada siswa yang melanggar.

"Kami sudah imbau ke sekolah-sekolah, sistem online juga sudah. Sebenarnya itu kan untuk mencegah hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan sama mereka. Hal tersebut juga merupakan kebijakan sekolah untuk mencegah hal seperti itu. Namun ternyata dari mereka masih ada juga yang belum sadar," kata Rahmawati.

Karena tidak mengindahkan imbauan tersebut, banyak siswa-siswi SMP yang pada akhirnya menggelar aksi konvoi itu.

"Itu dah kami imbau jangan sampai hanya karena konvoi bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan dan lainnya. Upaya-upaya sudah dilakukan, tapi tetap saja masih kurang kesadaran. Ini memang tugas kami menjaga generasi penerus bangsa," lanjutnya.

Saat bertugas di Sesetan tadi ungkap Rahmawati, petugas kepolisian menegur puluhan siswa-siswi SMP yang bergerombol hendak melakukan konvoi.

"Ada beberapa setelah diberi peringatan kembali ke rumah masing-masing. Ada juga kami tindak dengan tilang dan membawa sepeda motornya, karena tidak pakai helm dan surat-surat tidak lengkap. Beberapa kendaraan dibawa ke Polresta Denpasar. Sejauh ini jumlah yang ditilang tepatnya belum saya ketahui pasti," ungkapnya kepada tribun-bali.com siang tadi.

Titik kumpul lulusan SMP itu sebutnya, ada di sekitaran sekolah masing-masing.

"Tadi kami lakukan mobiling, polsek-polsek juga. Mereka (siswa-siswi) sekitar pukul 11.00 Wita sudah pada bubar karena diberi teguran juga tindakan," sebutnya.

Menurut Rahmawati, masyarakat sekitar Sesetan tadi, juga mendukung kepolisian menindak mereka.

Ia berharap hal seperti ini mendapatkan perhatian dan kepedulian semua pihak. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved