Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hari Lahir Soekarno - 10 Kalimat Presiden Soekarno Ini Telah Menggetarkan Dunia

Semasa hidupnya dikenal karena pengabdiannya membela Tanah Air yang saat itu diduduki oleh Belanda dan kemudian Jepang.

Tayang:
Editor: Eviera Paramita Sandi
NET
PRESIDEN SOEKARNO Sang PROKLAMATOR 

TRIBUN-BALI.COM, BANJARMASIN - Hari ini, Rabu, 6 Juni 2018 adalah hari lahir presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.

Jika saja Soekarno masih hidup, kini dirinya telah berusia 117 tahun.

Soekarno yang lahir pada 1901, semasa hidupnya dikenal karena pengabdiannya membela Tanah Air yang saat itu diduduki oleh Belanda dan kemudian Jepang.

Keluar-masuk banyak penjara selama hidup karena keberaniannya menentang pemerintah kolonial, tak membuat ayah Megawati ini patah semangat.

Ia lantas menjadi tokoh yang berperan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Hingga wafatnya pada 21 Juni 1970, Soekarno pun meninggalkan begitu banyak kenangan berharga untuk bangsa Indonesia.

Bung Karno
Bung Karno (Hai-online)

Di antaranya adalah kata-kata Soekarno yang selalu didengungkan dan sudah tersebar luas seperti dilansir trinbunstyle.com:

1. "Kemerdekaan barulah Kemerdekaan sejati, jikalau dengan kemerdekaan itu Kita menemukan kepribadian kita sendiri."

2. "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia."
Hal ini menyiratkan makna jika para pemuda adalah manusia yang enerjik, aktif dan memiliki semangat serta daya juang yang luar biasa.

3. "Barangsiapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam."

4. "Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup dimasa pancaroba. Jadi tetaplah bersemangat elang rajawali."

Kata-kata ini diucapkan Sang Putra Fajar dalam pidatonya pada HUT Proklamasi tahun 1949.

5. "Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri."

6. "Bangunlah suatu dunia dimana semuanya bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan."

7. "Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta. Masa yang lampau sangat berguna sebagai kaca benggala daripada masa yang akan datang."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved