Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban saat Mendarat, Ini Akibatnya
Ia mengatakan, akan segera memberikan perincian secara pasti apa penyebab pecahnya ban dari pesawat dengan nomor penerbangan GA-190 tersebut.
Penumpang Selamat
Sementara, Vice President Region Sumatera Garuda Indonesia Dian Ediono, mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi dari tim yang berada di Bandara Kualanamu.
"Saya masih menunggu informasi kejelasannya," kata Dian.
Menurut informasi yang ia terima, semua penumpang yang berada dalam pesawat tersebut tidak ada yang menjadi korban.
"Semua penumpang dalam kondisi baik-baik saja," kata Dian.
Ia mengatakan, akan segera memberikan perincian secara pasti apa penyebab pecahnya ban dari pesawat dengan nomor penerbangan GA-190 tersebut.
Diberitakan Tribun-Medan.com, Pesawat Garuda Indonesia mengalami ban pecah saat berada di Bandara Kualanamu, Senin (11/6/2018).
Informasinya pecah ban pesawat Garuda terjadi saat landing.
Beberapa pengguna media sosial sudah mengeluarkan keluhaannya terkait insiden pecah ban tersebut.
Pasalnya akibat kejadian ini beberapa penumpang yang hendak terbang mengalami penundaan semua.
"Bandara tutup 2 jam. Ban pesawat Garuda pecah. Pesawat mutar-mutar di udara. Semoga semuanya baik-baik. God save our flight," tulis seorang pemilik akun Simanjuntak R. Masta di Facebook.
Dia mengunggah foto dirinya saat menunggu pesawat di Bandara Kualanamu.
Netizen lainnya, Suwanto Yapit mengatakan kalau pesawat yang mau take off dan landing di Bandara Kualanamu mengalami kendala akibat mengalami pecah ban sewaktu landing.
Lantasan pesawat dibuka kembali setelah pemeriksaan selesai dilakukan oleh petugas demi kelancaran.
Sementara itu pemilik akun Facebook lainnya bernama Zay mengatakan insiden pecah ban mengakibatkan runway harus dilakukan pemeriksaan untuk diduga untuk mensterilkan area tersebut dari material pecahan ban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ban-gia_20180612_124508.jpg)