Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kenapa Pangeran Edward Hanya Dapat Gelar Kebangsawanan Rendah?

Sudah jadi tradisi di Kerajaan Inggris bahwa anak laki-laki dari raja, ratu, dan calon raja akan mendapatkan gelar kebangsawanan 'Duke'

Editor: Irma Budiarti
ABC via Grid.ID
Pangeran Edward (kiri), bersama kedua orang tuanya, Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip. Ia adalah putra bungsu Ratu Inggris, namun dengan gelar yang paling rendah di antara keluarga Kerajaan Inggris lainnya. 

Ia bahkan memohon kepada Ratu Elizabeth II untuk bisa menyandang gelar ini.

Jangan mencari wilayah Wessex di peta Inggris modern, karena ternyata area ini hanya ada di abad awal berdirinya Kerajaan Inggris.

Tapi area Wessex punya sejarah dan cerita yang cukup menarik.

Pemimpin area Wessex pada waktu itu adalah orang yang kuat dan punya pengaruh besar.

Selain itu, Wessex juga jadi daerah yang penting di legenda Raja Arthur.

Tapi lagi-lagi, bahasan ini baru sebatas rumor yang tidak diketahui kebenarannya.

Dikatakan dalam artikel Royal Central yang sama, sebuah sumber resmi mengatakan bahwa gelar kebangsawanan Pangeran Edward ini diberikan karena sifatnya hanya sementara.

Pangeran Edward ternyata akan menyandang gelar Duke of Edinburgh ketika ayahnya, Pangeran Philip, meninggal.

Jadi, selama Pangeran Philip masih hidup, Pangeran Edward akan tetap menyandang gelar Earl of Wessex.

Tapi ternyata pewarisan gelar ini tidak akan sesimpel itu.

Karena ketika Pangeran Philip meninggal, gelar ini akan diwariskan pada calon raja selanjutnya yang mana adalah Pangeran Charles.

Dan ketika Pangeran Charles akhirnya resmi menjadi raja, gelar Duke of Edinburgh ini akan melebur bersama gelar rajanya.

Secara teknis, penguasa Inggris, baik itu raja maupun ratu, akan menerima gelar kebangsawanan Duke atau Duchess of Edinburgh.

Karena pada masa-masa awal, Skotlandia adalah satu kesatuan kerajaan sendiri, bukan di bawah kekuasaan Kerajaan Inggris.

Setelah peleburan dalam Act of Union 1707, Kerajaan Skotlandia baru bergabung dengan Kerajaan Inggris.

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved