Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gunung Agung Terkini

Pelaku Pariwisata Tak Panik Lagi Meski Tercatat 8 Kali Embusan dan Gempa Vulkanik

Aktivitas vulkanik Gunung Agung yang belum stabil sering dikait-kaitkan akan menjadi momok bagi pariwisata Bali

Tayang:
Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Putu Darmendra
Fotografer mengabadikan Gunung Agung dari Embung Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (30/6/2018). Asap solfatara terlihat masih berembus tipis. 

Yang terpenting saat ini, kata dia, jangan menakut-nakuti wisatawan.

Promosi terhadap pariwisata Bali juga sudah dilakukan secara masif.

Bahkan, Kementerian Pariwisata pun telah melakukan promosi secara maksimal.

Hanya saja, Kuhn menilai Bali tetap perlu berbenah.

"(Penutupan bandara) Kemarin belum terlalu berdampak, karena itu tamu yang mau pulang saja tidak bisa melakukan penerbangan. Tapi sekarang kan sudah normal kembali," ucapnya.

Sementara itu, aktivitas kegempaan Gunung Agung masih relatif tinggi pada Sabtu kemarin.

Tercatat ada delapan kali embusan dan gempa vulkanik selama periode pukul 00.00 hingga 18.00 Wita.

Data petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat pada periode Sabtu (30/6/2018) pukul 00.00 Wita hingga 06.00 Wita, terjadi 4 kali embusan dengan amplitudo 2-5 mm dan berdurasi 9-22 detik.

Sedangkan untuk pukul 06.00 hingga 12.00 Wita, ada 3 kali embusan dengan amplitudo 3-5 mm dan durasi 34-57 detik serta diikuti satu kali gempa vulkanik dangkal berdurasi 26 detik.

Selanjutnya untuk periode 12.00-18.00 Wita, ada 1 kali embusan dengan 15 mm dan durasi 70 detik serta 1 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 5 mm dan durasi 10 detik.

Secara visual, asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 1.500 meter di atas puncak kawah Gunung Agung.

"Untuk saat ini cuma terekam embusan-embusan gempa, embusan masih terus terekam, maka aktivitas gunung apinya masih tinggi," kata Kepala Pos Pantau Gunung Agung, Dewa Mertayasa, dikutip detik.com, kemarin.

Selain embusan, Dewa menjelaskan, masih ada gempa vulkanik dangkal yang terjadi.

Kondisi inilah yang menandakan aktivitas vulkaniknya masih ada.

"Kalau tadi malam (Jumat malam) sinar api masih terlihat tapi tipis. Kecil sekali. Beda dengan yang terlihat pada tanggal 28 (Juni) kemarin," imbuhnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved